Rumah merupakan kebutuhan manusia selain makan dan pakaian. Mempunyai rumah adalah idaman setiap orang. Apalagi mempunyai rumah di kota Jakarta yang merupakan pusat bisnis Indonesia. Jakarta adalah salah satu kota Megapolian Jabotabek yang memiliki banyak sekali fasilitas modern. Jika anda berencana untuk memiliki sebuah rumah dengan fasilitas kota yang maju dan modern, Jakarta adalah salah satu kota yang cocok dijadikan untuk tempat tinggal.
Akan tetapi jika anda ingin membeli sebuah rumah, pastikan anda mengetahui hal – hal apa saja yang harus anda perhatikan bila anda ingin membeli sebuah rumah. Berikut ini adalah tips yang bisa anda gunakan untuk membeli rumah yang tepat jika anda melihat iklan rumah dijual di Jakarta.
Hal yang paling penting yang harus anda lakukan ketika anda mendapatkan informasi bahwa ada rumah dijual adalah mencari tahu secara detail informasi mengenai rumah tersebut dan pastikan anda menijau lokasi di mana rumah tersebut berada, pastikan bahwa rumah tersebut berada pada lokasi yang strategis dan aman untuk tinggal. Selain lokasi, jika membeli rumah di Jakarta, anda juga harus mempertimbangkan tetangga yang berada disekitar anda. Anda bisa bertanya kepada pihak berwajib apakah tingkat kriminalitas di daerah tersebut cukup tinggi ataukah aman. Kondisi lingkungan yang terlalu sepi juga tidak baik karena anda akan merasa tidak nyaman oleh situasi sepi seperti itu. Pastikan anda memiliki lokasi dan tetangga yang cukup strategis dan juga tidak terlalu ramai. Setidaknya lokasi rumah yang tidak cukup jauh dari jalan raya akan membantu anda untuk lebih merasa nyaman tinggal di rumah baru anda tersebut. Selain itu, anda juga bisa mendapatkan akses yang cukup mudah jika lokasi rumah tersebut tidak cukup jauh dari jalan utama.
Selain lokasi dan tetangga, jika anda membeli rumah dijual di Jakarta anda juga harus datang langsung kerumah tersebut dan melakukan survey secara mendetail seputar kondisi rumah, tingkat keamanan, hama, dan juga kondisi rumah ketika terjadi perubahan musim. Apalagi pada saat musim penghujan, anda harus memperhatikan daerahnya apakah merupakan daerah banjir atau tidak. Dari survey yang anda lakukan, anda bisa menentukan sendiri harga yang cocok mengenai kondisi rumah dan segala hal yang terkait dengan rumah tersebut. Jika anda menemukan adanya tikus berkeliaran, anda bisa menggunakan hal tersebut untuk menurunkan harga yang dipatok oleh si penjual. Selain itu, anda juga bisa mengadukan kondisi rumah yang cacat seperti atap yang bocor ketika hujan atau lokasi tersebut sering tergenang banjir atau tidak. Jika rumah tersebut memiliki basement, pastikan anda memeriksa bagian tersebut untuk mencari tahu apakah bagian tersebut terjaga dengan baik dan bersih. Memeriksa kelistrikan juga merupakan bagian yang cukup penting yang harus anda periksa lebih lanjut. Selain kelistrikan, air juga merupakan bagian yang penting yang menentukan layak tidaknya rumah tersebut dengan harga yang sudah ditentukan. Membeli rumah dijual di Jakarta bukanlah yang terlalu rumit jika anda mengetahui bagian – bagian penting yang harus anda inspeksi dari rumah yang mencari incaran anda tersebut.
Rabu, 18 Januari 2012
Senin, 16 Januari 2012
Hiasan Dinding Percantik Tembok Rumah
Memajang hiasan dinding bukan sekedar memalu paku ke dinding dan menggantung hiasan berbingkai. Agar tampil elegan, perlu tengok kanan-kiri lebih dulu, sebelum “memarkirkan” hiasan dinding ke tembok rumah.
Fungsi hiasan dinding sangat beragam. Utamanya tentu saja fungsi estetika. Sebuah lukisan, misalnya, dapat memberi nuansa baru atau berbeda bagi sebuah ruangan dengan biaya relatif murah (bandingkan dengan mengganti perabot!).
Hiasan dinding juga bisa digunakan sebagai solusi desain dalam menata ruangan. Misalnya, untuk mengurangi kesan kosong dan “dalam” pada tembok yang tingginya di atas 3 meter—masalah ini biasanya muncul pada rumah yang menggunakan void—bisa dipasang hiasan dinding berbentuk panjang atau beberapa hiasan dinding yang dipasang berbaris secara vertikal. Hiasan dinding juga bisa “mengakali” (baca: menutupi) cat dinding yang mulai mengelupas atau bagian dinding yang bermasalah, jika belum punya anggaran untuk pengecatan ulang.
Di mana Memajangnya?
Semua ruang dalam rumah bisa disemarakkan dengan hiasan dinding. Mulai dari ruang tamu, hingga kamar mandi. Tentunya untuk masing-masing ruang harus dipilih hiasan dinding yang sesuai dengan fungsi ruangan tersebut. Ingat juga untuk menyelaraskan hiasan dinding dengan tone warna/gaya interior yang digunakan pada ruangan.
Tidak semua benda bisa dipajang di ruang-ruang tertentu. Misalnya di dapur, sebaiknya tidak memajang selendang dari Tana Toraja. Bukan apa-apa, lengas dan uap yang dihasilkan dari aktivitas memasak bisa merusak selendang tadi. Demikian juga untuk kamar mandi. Sebaiknya untuk ruangan–ruangan ini dipilih hiasan yang mudah dibersihkan dan tahan kondisi lembab.
Apa yang Dipajang?
Jangan kecil hati jika tak mampu membeli reproduksi lukisan Picasso yang harganya selangit. Masih banyak benda menarik lain yang bisa dijadikan hiasan dinding. Survei membuktikan—meniru ucapan Sonny Tulung—foto adalah benda kedua yang banyak dijadikan hiasan dinding setelah lukisan. Hiasan dinding dari foto bahkan bisa dijadikan “bahan berbual” jika tiba-tiba kehabisan kata-kata saat mengobrol dengan tamu. Kalimat seperti “yang di ujung itu foto anak sulung saya. Dia sekarang lagi kuliah di IPB…,” bisa berlanjut menjadi percakapan yang panjang dan seru.
Atau apabila senang mengumpulkan kalender dengan foto-foto indah, juga bisadigunting kemudian dipasangkan pigura. Ingin mengenang ibu atau nenek yang jago menyulam atau membuat kristik? Bingkai saja salah satu hasil karya mereka—bisa taplak atau sapu tangan—dan pajang di ruang tamu.
Koleksi yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun—gantungan kunci misalnya—juga bisa dimanfaatkan sebagai hiasan dinding. Untuk keperluan ini, pilih pigura yang “agak dalam” (biasanya digunakan untuk lukisan dari kerang). Selain mempercantik ruangan, dengan cara ini koleksi Anda tak berserakan dan bebas dari debu.
Pendek kata, banyak benda yang bisa dimanfaatkan sebagai hiasan dinding. Bahkan bisa memajang lukisan karya anak. Si kecil pasti senang.
Pigura
Jangan sepelekan pigura. Benda yang satu ini mempengaruhi penampilan hiasan yang akan dipajang. Jika salah pilih, lukisan sekelas Monalisa pun akan kehilangan daya tarik. Sebaliknya, poster yang biasa-biasa saja bisa terlihat mahal dan berkelas dengan pigura yang tepat.
Pilihan pigura ini harus menimbang jenis karya seni yang akan dibingkainya. Sebagai ilustrasi, lukisan kaligrafi Jepang tentunya tidak sesuai dengan pigura berwarna emas yang penuh ukiran. Pigura sederhana berwarna hitam atau coklat akan lebih pas.
Selain itu, pilihan pigura berkait erat dengan tema interior ruangan atau rumah secara keseluruhan. Tentu tak sedap dipandang mata jika di dalam ruangan berinterior modern dan full warna-warni ceria, dipajang lukisan dengan pigura kayu antik.
Ketinggian
Banyak orang cenderung menggantung hiasan dinding setinggi mungkin. Padahal, posisi ideal adalah setinggi pandangan mata rata-rata orang dewasa (± 1,5 - 1,7 m dari permukaan lantai).
Sebagai tambahan, jika menggantung hiasan tepat di atas sofa atau furnitur lain, sebaiknya pilih hiasan yang lebarnya ± 2/3 dari lebar sofa. Jangan lupa, beri jarak sekitar 25-30 cm dari furnitur.
Komposisi
Agar “tertangkap” oleh mata, hiasan dinding sebaiknya cukup besar bila dibandingkan dengan luas dinding tempatnya tergantung. Maka, jika hiasan dinding berukuran mungil, lebih baik jika memajangnya dalam bentuk grup, ketimbang satu-satu menyebar di seluruh dinding ruangan.
Pajangan yang ditata dalam bentuk grup biasanya memiliki kesamaan tema. Entah jenis hiasan, ukuran, warna, atau piguranya. Untuk peletakan, jangan memasang hiasan-hiasan tadi terlalu dekat, karena menimbulkan kesan berantakan. Jangan pula menggantung terlalu jauh, karena akan hilang kesan kesatuannya.
Secara umum, ada dua macam tatanan secara grup untuk hiasan dinding.
1. Simetris
Biasa dipakai untuk ruangan berinterior formal. Simetri bisa diperoleh dari cara peletakan yang seimbang antara kiri-kanan atau atas-bawah. Bisa juga dari kesamaan tema, ukuran, atau warna.
2. Asimetris
Di sini, kesamaan tak terlalu dipentingkan. Sebaliknya, ukuran atau jenis benda yang dipajang bisa berbeda. Namun agar tak terlihat asal tabrak, “keseimbangan secara pengelihatan” tetap harus diperhatikan agar tetap indah dipandang.
Perawatan
Hiasan dinding perlu perawatan agar tahan lama. Untuk pigura kayu, gunakan pembersih khusus kayu dan kain lap lembut. Sementara untuk pigura logam warna emas atau perak, gunakan pembersih kaca. Setiap 3 - 5 tahun sekali, lap kaca sebelah dalam dari pigura.
Trik Khusus Memajang Hiasan Dinding
Untuk menghindari dinding “bopeng” akibat salah paku, coba trik berikut.
1. Ukur luas dinding yang akan digantungi hiasan.
2. Hamparkan kertas koran di lantai, seluas dinding yang sudah Anda ukur.
3. Letakkan dan atur hiasan dinding di lembaran koran sampai Anda menemukan komposisi yang dirasa tepat.
4. Tandai lokasi hiasan dinding (sekaligus lokasi pakunya) dengan spidol.
5. Tempelkan lembaran koran tadi pada dinding dengan isolasi khusus yang tidak membuat cat mengelupas.
6. Pasang paku di tempat yang sudah ditandai tadi.
Mata biasanya lebih “tertambat” pada komposisi berjumlah ganjil atau tatanan selain persegi empat yang sudah sangat “biasa”. Karena itu cobalah mengatur sejumlah hiasan dinding dalam bentuk segitiga atau lingkaran.
Tempatkan hiasan yang terlihat lebih “berat” di bawah hiasan yang berkesan “ringan”. Demikian juga, letakkan hiasan berwarna gelap di bawah hiasan berwarna terang. (cia/www.tabloidrumah.com)
Rabu, 11 Januari 2012
Pilih Rumah Jangan Sembarangan Ah!
JAKARTA, KOMPAS.com — Sulit dan kian mahalnya harga sejauh ini semakin tidak menguntungkan posisi konsumen. Sebaliknya, pengembang, pialang properti, atau pemilik rumah yang akan menjual rumahlah yang justru merasa diuntungkan.
Banyak faktor sebagai acuan pemilihan tersebut tentunya. Rumah baru, rumah second, apartemen mewah, atau apartemen bersubsidi terus bertumbuhan.
Tentu saja, tidak ada pengembang, broker, atau penjual langsung, mau mengumbar sisi buruk atau nilai negatif pilihan rumah yang mereka tawarkan kepada Anda. Semuanya bagus, mulai lokasi dan akses yang strategis, lingkungan eksklusif, serta kelengkapan fasilitas yang dijanjikan selalu nyaman.
Sejatinya, hati-hati menilai dan bijak dalam mengambil keputusan merupakan hal penting buat Anda. Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana untuk membuat Anda semakin hati-hati dan lebih bijak lagi menentukan pilihan:
Lokasi Semakin banyak pilihan rumah, semakin baik untuk Anda memilih-milih. Sebagai langkah utama di awal perencanaan ini, dapatkan lebih dulu informasi dan data mengenai lokasi. Pertimbangkan kondisi di sekitar, semisal daerah banjir atau tidak, kumuh atau tidak, dan sebagainya. Berbekal pengetahuan lokasi itulah Anda bisa menentukan pilihan perumahan yang diidamkan.
Pengembang Buatlah diri Anda menjadi orang yang paling tidak mudah percaya pada siapapun, dalam hal ini adalah pengembang. Gali informasi sebanyak mungkin ihwal pengembang bersangkutan, khususnya dalam ketepatan waktu menyelesaikan pembangunan dan serah terima rumah dalam proyek-proyek sebelumnya. Ingat, banyak pengembang terjerat kasus hukum lantaran tak kunjung juga membangun rumahnya.
Bisnis adalah soal uang, tetapi bisnis juga soal kepercayaan. Artinya, dalam hal ini, jika Anda memutuskan memakai fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), ketika Anda menyerahkan down payment, di situlah kepercayaan Anda terhadap pengembang langsung diuji. Sebaliknya, segala risiko dan konsekuensi dari kepercayaan pun sudah Anda persiapkan, mengingat, komitmen Anda dengan KPR adalah komitmen jangka panjang
Rencana Pengembang Identitas sebuah proyek perumahan ada pada tema dan masterplan-nya. Kelak, berdasarkan pengamatan Anda pada dua faktor itu, Anda mengerti betul harga rumah yang akan dibeli. Di daerah bisnis atau kawasan industri, harga beli dan jualnya tentu tinggi. Sementara itu, jika pilihan di kawasan yang diperuntukkan sebagai kawasan penyangga dan taman kota, harganya jauh lebih rendah.
Air Bersih
Persoalan ini bukan hal pertama, tetapi bisa sebaliknya, menjadi pertimbangan pertama Anda untuk urung membeli rumah dari pengembang. Di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya, misalnya, air saat ini menjadi persoalan yang tak juga kunjung beres.
Saat banjir datang, misalnya. Berlangganan air lewat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang selama ini cukup diandalkan, ternyata ketahuan sering kali bermasalah. Penggunaan air sumur atau jet pump juga belum tentu langgeng dengan baik, mengingat kasus-kasus pencemaran air sumur akibat limbah industri atau pasang laut.
Buruknya kualitas air sumur bisa mengganggu kesehatan, dan itu bisa berlangsung menahun sejak Anda menghuni rumah.
Fasilitas Umum
Usahakan memilih pengembang yang membangun fasilitas lengkapnya sejak awal Anda membeli. Ya, meskipun Anda harus membayar lebih besar, baik itu fasilitas umum atau sosial semisal listrik, telepon, tempat ibadah, dan sebagainya.
Memang, harga jual itu akan melambung lebih besar. Tidak lain, hal itu karena pengembang merasa pembangunan di awal tersebut berpotensi besar merugikan mereka lantaran harus mengeluarkan biaya tinggi di awal, sementara tidak ada jaminan uang kembali jika terjadi krisis ekonomi.
Umumnya, pengembang menawarkan perumahan sekaligus fasilitas pelengkapnya di awal Anda membeli, meskipun hal itu masih dalam tahap perencanaan. Ini yang harus Anda camkan! Karena pada kenyataannya, banyak kasus dan fakta terungkap tentang pengembang ingkar janji membangun fasilitas yang sudah dijanjikannya di awal dengan Anda.
Kualitas Manajemen Estate (ME)Kiranya penting bagi Anda mempertimbangkan aspek kualitas, baik kualitas fisik calon rumah Anda, akses jalan masuk dan keluar rumah, maupun lingkungan sekitar perumahan.
Intinya, lingkup ME yang mesti menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah, keberlangsungan fasilitas umum dan sosial, serta komunitas pemilik rumah. Kelak, jika rumah hanya akan Anda jadikan investasi, kondisi fisik lingkungan sangat berpengaruh besar dalam memengaruhi nilai jual rumah Anda.
Berkenaan dengan hal itulah, Anda perlu menggali sebanyak-banyaknya informasi jangka panjang terkait kawasan pengembangan selanjutnya. Segala perencanaan, langkah, dan upaya pengembang tentunya bisa Anda analisis lebih dalam untuk mengetahui harga jual rumah Anda naik atau merosot jauh.
LTF
Banyak faktor sebagai acuan pemilihan tersebut tentunya. Rumah baru, rumah second, apartemen mewah, atau apartemen bersubsidi terus bertumbuhan.
Tentu saja, tidak ada pengembang, broker, atau penjual langsung, mau mengumbar sisi buruk atau nilai negatif pilihan rumah yang mereka tawarkan kepada Anda. Semuanya bagus, mulai lokasi dan akses yang strategis, lingkungan eksklusif, serta kelengkapan fasilitas yang dijanjikan selalu nyaman.
Sejatinya, hati-hati menilai dan bijak dalam mengambil keputusan merupakan hal penting buat Anda. Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana untuk membuat Anda semakin hati-hati dan lebih bijak lagi menentukan pilihan:
Lokasi Semakin banyak pilihan rumah, semakin baik untuk Anda memilih-milih. Sebagai langkah utama di awal perencanaan ini, dapatkan lebih dulu informasi dan data mengenai lokasi. Pertimbangkan kondisi di sekitar, semisal daerah banjir atau tidak, kumuh atau tidak, dan sebagainya. Berbekal pengetahuan lokasi itulah Anda bisa menentukan pilihan perumahan yang diidamkan.
Pengembang Buatlah diri Anda menjadi orang yang paling tidak mudah percaya pada siapapun, dalam hal ini adalah pengembang. Gali informasi sebanyak mungkin ihwal pengembang bersangkutan, khususnya dalam ketepatan waktu menyelesaikan pembangunan dan serah terima rumah dalam proyek-proyek sebelumnya. Ingat, banyak pengembang terjerat kasus hukum lantaran tak kunjung juga membangun rumahnya.
Bisnis adalah soal uang, tetapi bisnis juga soal kepercayaan. Artinya, dalam hal ini, jika Anda memutuskan memakai fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), ketika Anda menyerahkan down payment, di situlah kepercayaan Anda terhadap pengembang langsung diuji. Sebaliknya, segala risiko dan konsekuensi dari kepercayaan pun sudah Anda persiapkan, mengingat, komitmen Anda dengan KPR adalah komitmen jangka panjang
Rencana Pengembang Identitas sebuah proyek perumahan ada pada tema dan masterplan-nya. Kelak, berdasarkan pengamatan Anda pada dua faktor itu, Anda mengerti betul harga rumah yang akan dibeli. Di daerah bisnis atau kawasan industri, harga beli dan jualnya tentu tinggi. Sementara itu, jika pilihan di kawasan yang diperuntukkan sebagai kawasan penyangga dan taman kota, harganya jauh lebih rendah.
Air Bersih
Persoalan ini bukan hal pertama, tetapi bisa sebaliknya, menjadi pertimbangan pertama Anda untuk urung membeli rumah dari pengembang. Di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya, misalnya, air saat ini menjadi persoalan yang tak juga kunjung beres.
Saat banjir datang, misalnya. Berlangganan air lewat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang selama ini cukup diandalkan, ternyata ketahuan sering kali bermasalah. Penggunaan air sumur atau jet pump juga belum tentu langgeng dengan baik, mengingat kasus-kasus pencemaran air sumur akibat limbah industri atau pasang laut.
Buruknya kualitas air sumur bisa mengganggu kesehatan, dan itu bisa berlangsung menahun sejak Anda menghuni rumah.
Fasilitas Umum
Usahakan memilih pengembang yang membangun fasilitas lengkapnya sejak awal Anda membeli. Ya, meskipun Anda harus membayar lebih besar, baik itu fasilitas umum atau sosial semisal listrik, telepon, tempat ibadah, dan sebagainya.
Memang, harga jual itu akan melambung lebih besar. Tidak lain, hal itu karena pengembang merasa pembangunan di awal tersebut berpotensi besar merugikan mereka lantaran harus mengeluarkan biaya tinggi di awal, sementara tidak ada jaminan uang kembali jika terjadi krisis ekonomi.
Umumnya, pengembang menawarkan perumahan sekaligus fasilitas pelengkapnya di awal Anda membeli, meskipun hal itu masih dalam tahap perencanaan. Ini yang harus Anda camkan! Karena pada kenyataannya, banyak kasus dan fakta terungkap tentang pengembang ingkar janji membangun fasilitas yang sudah dijanjikannya di awal dengan Anda.
Kualitas Manajemen Estate (ME)Kiranya penting bagi Anda mempertimbangkan aspek kualitas, baik kualitas fisik calon rumah Anda, akses jalan masuk dan keluar rumah, maupun lingkungan sekitar perumahan.
Intinya, lingkup ME yang mesti menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah, keberlangsungan fasilitas umum dan sosial, serta komunitas pemilik rumah. Kelak, jika rumah hanya akan Anda jadikan investasi, kondisi fisik lingkungan sangat berpengaruh besar dalam memengaruhi nilai jual rumah Anda.
Berkenaan dengan hal itulah, Anda perlu menggali sebanyak-banyaknya informasi jangka panjang terkait kawasan pengembangan selanjutnya. Segala perencanaan, langkah, dan upaya pengembang tentunya bisa Anda analisis lebih dalam untuk mengetahui harga jual rumah Anda naik atau merosot jauh.
LTF
Warisan: Toko Mebel tapi Restoran
Warisan adalah restoran garda depan yang kemudian merintis transformasi Kerobokan menjadi kawasan kuliner elite bagi Bali. Toko mebel dan pernak-pernik rumah ini mengubah salah satu sisi tokonya untuk menjadi tempat makan yang eksklusif.
Chef Nicolas "Doudou" Tourneville berhasil membuat orang sadar bahwa Bali bukan hanya nasi jinggo dan ayam betutu, tetapi juga venue yang cocok untuk menghadirkan kuliner yang lebih serius. Sejak adanya restoran, Warisan justru lebih dikenal sebagai tempat makan ketimbang galeri mebel.
Doudou memang kemudian "loncat kapal" dan mendirikan Metis yang tidak jauh dari Cafe Warisan. Tetapi, Warisan tetap jalan terus. Sekarang, Chef Vincent Denayer dari Belgia memimpin tim dapur. Sekalipun saya tidak lagi dapat menemukan sajian couscous kesukaan saya, tetapi Warisan punya menu baru yang justru layak diuji.
Untuk makan siang, Warisan menyajikan set menu seharga Rp 99 ribu (two-course) dan Rp 130 ribu (three-course). Untuk restoran sekualitas Warisan, harga-harga itu boleh dibilang murah. Menu makan siang paling mahal pun masih di kisaran Rp 225 ribu.
Menu makan siang-nya cukup straightforward. Pilihannya tidak terlalu luas, tetapi mewakili berbagai kebutuhan. Untuk hidangan pembuka, misalnya, tersedia carpaccio tuna atau beef seharga Rp 70 ribu. Juga ada prosciutto dengan melon seharga Rp 80 ribu. Sandwich di kisaran harga Rp 45-80 ribu, dan pasta seharga Rp 40-120 ribu. Pasta yang termahal adalah lobster tagliatelle.
Dari beberapa pilihan salad, jangan lewatkan mango mozzarella millefeuilles with parma ham (Rp 95 ribu) yang sungguh unik – baik dari sisi penyajian maupun citarasa.
Untuk hidangan utama, saya memilih wagyu tenderloin with confit shallot (Rp 185 ribu). Disajikan dengan brokoli dan gratin kentang. Cara penyajian steak dengan saus acar bawang merah ini (a l'echalotte) memang khas Prancis. Steak-nya dipanggang dengan tingkat kematangan medium, dan saus bawang merahnya mengingatkan saya pada saus parappe di Makassar. Bedanya a l'echalotte memakai red wine sebagai sentuhan akhir. Mak nyuss!
Pilihan hidangan utama lainnya adalah: crispy fried barramundi (Rp 99 ribu), grilled tuna (Rp 90 ribu), Australian ribeye steak (dengan saus bearnaise dan blue cheese, Rp 225 ribu). Yang terakhir ini pernah saya cicipi pada kunjungan sebelumnya, dan harus juga mendapat nilai mak nyuss!
Seperti juga kebanyakan restoran di Bali, Warisan mempunyai ambience yang menyenangkan. Di bagian belakang, terlihat hamparan sawah yang asri, membuat tamu betah duduk berlama-lama menikmati sajian lezat dan semilir angin serta gemerisik pada di sawah. Tidak salah bila Bali hingga kini masih menggengam reputasinya sebagai Paradise Island.
Warisan
Restaurant, Bar, Galleries
Jl. Raya Kerobokan 38
Kerobokan, Bali
0361 731175
www.warisanrestaurant.com
(dev/dev)
Bersumber dari : www. detik.com ( Bondan Winarno - detikFood )
Senin, 09 Januari 2012
Kehangatan Rumah Cantik Perancis di Kota Bandung
KOMPAS.com – Di tengah berjamurannya hotel di Kota Bandung, hotel-hotel butik turut meramaikan peta perhotelan di kota ini. Sebuah rumah di tepi Jalan Dr. Setiabudhi No. 54, Bandung, Jawa Barat, pun disulap menjadi hotel butik dengan nuansa warna dominan yaitu warna biru.
Asmila Boutique Hotel terletak tepat di seberang persis factory outlet Rumah Mode. Seperti konsep hotel butik pada umumnya, suasana cantik yang ingin dihadirkan pihak hotel kepada tamu. Selain juga usaha untuk menciptakan atmosfer kedekatan dengan tamu. Sehingga tamu bisa merasa seakan berada di rumah sendiri.
Hal ini diperlihatkan dengan front office yang hanya berupa meja pendek sehingga tak membuat jarak dengan tamu. Konsep serasa di rumah nan cantik ini pun dilengkapi konsep go green. Setiap kamar tidak menggunakan karpet dan bebas asap rokok.
Konsep ramah lingkungan juga terlihat dari lahan parkir yang tidak menggunakan aspal agar tanah dapat menyerap air. Lalu furnitur yang tidak menggunakan bahan dari kulit. Sementara air mineral yang disediakan di kamar merupakan produk lokal dari Jawa Barat.
Saat melangkah masuk ke kamar, kecantikan ala Perancis menghangatkan kamar. Bed runner ala pola toile Perancis. Sofa-sofa empuk dengan detail cantik berpadu dengan meja kayu dan cermin bernuansa etnik. Secara keseluruhan memang menampilkan kesan mewah dan romantis ala bistro Perancis.
Asmila Boutique memiliki tipe kamar deluxe room dan suite. Perbedaan kedua kamar ini hanya terletak di kamar suite yang terdiri dari dua ruangan yaitu living room dan bed room. Harga kamar mulai dari Rp 1,5 juta per malam. Walau tampil seperti rumah Perancis yang cantik, hotel ini tetap memiliki kolam renang dan fasilitas meeting room.
Selain itu, terdapat area teras semi outdoor dengan pemandangan ke arah Jalan Setiabudhi. Saat malam, lampu-lampu kota menampilkan pemandangan yang apik. Area ini sangat cocok untuk tempat romantic dinner.
Secara keseluruhan hotel ini memang cocok untuk berbulan madu. Walau begitu untuk keluarga pun cocok, apalagi hotel ini memiliki kamar yang didesain untuk penyandang cacat yang berada di lantai satu.
Apakah Anda selalu gemas ingin mengambil aneka minuman dan makanan di dalam mini bar? Nah silahkan Anda ambil sepuasnya di mini bar yang disediakan di setiap kamar di Asmila Boutique Hotel ini. Karena makanan dan minuman yang terdapat di dalam mini bar sudah termasuk dalam harga kamar. Setiap kamar juga difasilitasi internet gratis bahkan jasa mencuci mobil setiap harinya.
Rabu, 04 Januari 2012
Rumah Si Pitung Kok Nggak Dirawat?
Rumah Si Pitung (Dok. Pos Kota)
Rumah panggung yang sarat budaya Betawi dengan arsitektur Cina berukuran 40 x 8 meter persegi itu dan berdiri di atas tanah seluas 700 meter persegi itu terlihat kusam.
Menurut Farhan, penjaga rumah Si Pitung saat ditemui Minggu (4/12), sejak diperbaiki pada 2010, bangunan ini tidak dicat oleh kontraktor yang melakukan renovasi. "Senin kemarin (28/11), ada datang dari pemborong yang mengecat hanya beberapa tiang di bawah bangunan rumah Si Pitung," ujarnya.
Padahal, pihak Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, mengetahui kondisi bangunan yang catnya memudar. Bahkan saat ini, pihak pemborong hanya mendempul kayu dan pelingkut ke dinding bangunan yang terbuat dari kayu tersebut.
Ditambahkan Farhan, rumah Si Pitung terakhir direnovasi pada 2010, dengan meninggikan bangunan tersebut setinggi 4 meter agar terhindar dari air laut yang pasang.
Tidak hanya itu, bangunannya pun sudah banyak diperbarui. Lantai aslinya terbuat dari bilah-bilah bambu kini diganti dengan kayu. Sementara dinding rumahnya terbuat dari kayu jati.
Di sekitar bangunan terdapat gedung serba guna, kantin, perpustakaan, mushala, serta panggung pertunjukan. Namun belum seutuhnya digunakan sebagaimana mestinya.
Salah seorang pengunjung, Rubian, warga Taman Harapan, Bekasi, menyayangkan rumah Si Pitung itu tidak dirawat. "Ini kan kebanggaan warga Betawi, kok nggak dirawat," katanya.
Selain itu juga, katanya, lisplang ukiran yang ada di rumah Si Pitung yang merupakan ornamen Betawi tersebut, hilang.
Kondisi bangunan cagar budaya Rumah Si Pitung di Jl Marunda Pulo, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, terlihat kusam. Padahal pada 2010 bangunan itu diperbaiki dengan anggaran Rp 3 miliar.
Sehingga terkesan bangunan yang merupakan salah satu produk unggulan 12 Destinasi Wisata Pesisir Pemerintah Kota Jakarta Utara tidak mendapatkan perawatan baik oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara. Bahkan, yang terparah lagi lisplang kayu ukiran ala betawi yang melingkari seluruh atap bangunan itu sudah banyak yang lepas.
Rumah Si Pitung diperkirakan berdiri sekitar abad ke-19. Namun rumah ini sudah mengalami beberapa kali renovasi, yang bertujuan untuk menjaga peninggalan sejarah bangsa Indonesia.
Rumah yang diperkirakan dibangun pada abad ke-18 ini adalah milik Haji Syaifudin, teman Pitung, pada waktu melawan penjajahan Belanda. Pitung pernah bersembunyi di rumah berbentuk panggung tersebut, diperkirakan pada 1883.
Si Pitung merupakan jawara asal Betawi dari Rawa Belong yang melegenda. Si Pitung dan kawan-kawannya dikenal suka merampok rumah milik orang kaya untuk membantu rakyat miskin pada zaman penjajahan Belanda.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan fasilitas tersebut demi meningkatkan daya tarik wisatawan yang akan berkunjung. Namun, sampai saat ini masih sedikit orang yang berminat untuk mengisi waktu liburannya untuk berkunjung ke rumah Si Pitung. [EL, Ant]
Bersumber dari : www.gatra.com
Senin, 02 Januari 2012
Tom Yam Pontianak
Foto: Bondan Winarno
Pontianak - Asam pedas adalah masakan khas Melayu yang umum dijumpai di masyarakat yang berkebudayaan Melayu. Masakan ini khususnya populer di kawasan Riau (baik kepulauan maupun daratan), tetapi juga banyak dijumpai di masyarakat Melayu-Deli, Minangkabau, dan juga di Kalimantan Barat. Di daerah Belitung, masakan yang mirip asam pedas ini disebut gangan, dan di Bangka disebut lempah.
Sedangkan di daerah Palembang dan Jambi, masakan serupa disebut pindang. Bila diamati lagi dengan cermat, masakan populer Thailand yang disebut tom yam pun amat mirip, khususnya dalam cuatan rasa asam pedasnya. Karena itu, dapat disimpulkan bahwa masakan asam pedas adalah masakan khas masyarakat yang bertradisi laut.
Di Kawasan Timur Indonesia – seperti Sulawesi Utara, Maluku, Papua – pun ada sajian serupa dengan sebuatn kuah asam. Hampir semua sajian serupa ini memakai protein laut, yaitu ikan atau udang. Tetapi, bumbu yang sama juga dipakai untuk memasak iga sapi, dan bahan lain. Di Bangka, misalnya, ada lempah kulat (dari jamur) dengan menambahkan santan agar terasa lebih creamy.
Bergantung pada karakter kuliner setempat, masakan asam pedas mempunyai rentang citarasa yang cukup lebar, baik dari segi kepedasan, keasaman, maupun encer-pekatnya kuah. Karena asam pedas merupakan masakan setiap hari, maka perbedaan menampilkan sajian ini pun dapat berubah-ubah setiap hari.
Misalnya, bila hari ini tidak ada kemiri, maka sajian asam pedas akan menjadi kurang pekat kuahnya. Sebaliknya, bila esok tidak ada lagi persediaan terong asam, maka jumlah nenas diperbanyak untuk mencapai citarasa asam yang diingini. Pendeknya, masakan asam pedas sangat forgiving dan cukup lentur untuk melakukan penyesuaian bumbu, sepanjang rasa segar asam-pedas tercapai.
Di Kalimantan Barat, bumbu asam pedas biasanya sehari-hari dipakai untuk menyajikan ikan lais, ikan kembung, dan sebagainya. Tetapi, untuk acara-acara khusus atau untuk menjamu tamu khusus, dipakai bahan yang lebih “berkelas”, misalnya udang galah – yaitu udang sungai bercapit yang rasanya lebih manis. Biasanya, capit udang galah dibuang, tetapi kepalanya tetap dimasak dan disajikan.
Yang paling penting dalam menghadirkan masakan ini adalah memilih ikan atau udang yang paling segar. Bumbu-bumbu asam pedas yang berkategori ringan ini memang tidak dapat "menyembunyikan" citarasa maupun tekstur ikan dan udang yang sudah tidak segar lagi. Apalagi aroma ikan dan udang yang tidak segar tidak akan dapat ditutup dengan bumbu-bumbu asam pedas yang cenderung minimalis.
Prinsip utama menyajikan masakan asam pedas Melayu ini mirip sekali dengan prinsip orang Italia – del mare al la tavola, dari laut langsung ke meja. Bumbu-bumbunya bisa dimaafkan bila kurang lengkap, tetapi tidak ada kompromi untuk kesegaran bahan dasar yang dimasak. Tingkat kesegaran bahan yang dipilih akan sangat menentukan kualitas sajian asam pedas.
Di Kalimantan Barat, sajian asam pedas biasanya berkuah pekat karena menggunakan kemiri. Warnanya pun lebih pekat karena penggunaan cabe kering yang diuleg halus bersama bumbu-bumbu lain.
Penggunaan terong asam juga menjadikannya tampil sangat khas. Terongnya berbentuk bulat, kuning, dan jarang ditemukan di luar Kalimantan. Karena itu, sekalipun namanya sama, kuah asam pedas dari Pontianak tetap saja lebih khas dan unik dibanding asam pedas lainnya – bahkan lebih superior daripada tom yam kung yang sudah punya reputasi dunia.
(dev/Odi)
Bersumber dari : www.detik.com ( Odilia Winneke - detikFood )
Langganan:
Postingan (Atom)