Jakarta - Saat flu dan demam menyerang, maka daya tahan tubuh akan menurun, nafsu makanpun berkurang. Minum jus sayuran, makan sup ayam, pisang dan secangkir teh hangat bisa jadi solusi jitu. Rasa yang enak, nutrisinya penuh dan kondisi tubuhpun segera pulih.
Cuaca yang tak terduga akhir-akhir ini cenderung membuat tubuh rentan terkena flu. Beragam infeksi virus mudah menyerang dan daya tahan tubuhpun turun. Dengan makan makanan bernutrisi tinggi secara teratur daya tahan tubuh meningkat dan tubuhpun lebih sehat.
Beberapa jenis makanan sehat alam berikut ini bisa menaikkan daya tahan tubuh sehingga mampu menangkal radikal bebas dan serangan virus flu.
Es loli buah
Makan es krim bertangkai atau es loli saat flu bisa mengobati tenggorokan gatal, bengkak maupun kering serta bisa mencegah dehidrasi. Carilah es loli yang terbuat dari 100% jus buah untuk mendapatkan nutrisi penting buat tubuh. Rasa apel, anggur atau stroberi bisa jadi pilihan tepat.
Sandwich
Daging ayam atau kalkun baik sebagai bahan bakar tubuh untuk mencegah datangnya penyakit. Mengandung protein bebas lemak, dan kandungan nutrisi yang baik untuk menambah energi tubuh.
Jus sayur
Membuat dan menikmati semangkuk salad mungkin baik dilakukan saat tubuh terkena flu. Namun, segelas jus sayuran bisa jadi solusi tepat yang praktis. Selain lebih mudah dalam proses pembuatan, antioksidan dan cairannya juga bisa membuat tubuh tetap bugar.
Sup ayam
Sup ayam memiliki efek anti-inflamasi yang bisa menyembuhkan gejala flu. Sebuah studi menyatakan bahwa sup ayam panas bisa meningkatkan kemampuan cilia, rambut halus dalam hidung untuk melindungi tubuh dari bakteri dan virus.
Bawang putih
Bawang putih memiliki sifat antimikroba yang bisa menjaga kekebalan tubuh dan melancarkan sistem saluran pernapasan sehingga mencegah hidung tersumbat. Bawang putih bisa jadi pilihan tepat untuk dicampurkan kedalam makanan seperti sup.
Jahe
Sakit perut, mual, diare? Jahe solusinya. Menurut beberapa penelitian khasiat dahsyat jahe bisa membantu mengurangi peradangan pada tubuh. Coba tambahkan jahe bentuk bubuk pada makanan atau minuman hangat.
Teh panas
Teh hijau dan teh hitam mengandung antioksidan yang baik untuk melawan penyakit. Menghirup segarnya aroma teh juga bisa melegakan hidung tersumbat. Tambahkan satu sendok madu dan air jeruk lemon untuk membantu meredakan sakit tenggorokan.
Pisang
Dipotong, dihaluskan, atau dimakan segar tidak hanya manis, tetapi juga bisa membantu meredakan flu, mual, muntah, dan diare. Karenanya selalu ada pisang dalam menu para pasien di rumah sakit.
Roti panggang
Makan selembar roti panggang mampu memperkuat tubuh untuk melawan penyakit. Selain enak dimakan sebagai makanan pendamping sup ayam, roti panggang atau kraker juga bisa meredakan rasa lapar saat lambung sedang tak mampu menerima makanan berat.
Minuman pengganti makananan
Jika nafsu makan telah kembali, maka kini saatnya untuk kembali memperkuat tubuh dengan nutrisi dan kalori. Carilah minuman rendah gula yang mengandung sedikitnya 6 gram protein. Aneka rasa seperti strawberry dan cokelat bisa jadi pilihan tepat untuk membangkitkan selera.
(Odi/Odi)
Bersumber dari : Odi - detikFood
Rabu, 29 Februari 2012
Minggu, 26 Februari 2012
Mengapa Anak Sering Demam, Batuk, Pilek?
Seorang bayi seharusnya jarang sakit karena masih ditopang imunitas tinggi sewaktu dikandung atau menyusu ibunya. Penyakit sehari-hari seperti flu (yang ditandai demam anak, batuk, pilek), penyakit virus lain, atau bahkan infeksi kuman dapat ditolaknya. Sejak lama fakta ini telah disadari. Coba saja, bila bayi Anda tinggal serumah dengan seseorang penderita campak, maka biasanya ia tidak akan gampang tertular.
Namun nyatanya, banyak anak dan bayi menjadi pelanggan dokter setiap 2 - 3 minggu karena penyakit yang sama, bolak-balik demam, batuk, dan pilek. Sampai orang tuanya tidak tahu harus bagaimana lagi. Pencetus penyakit pada anak memang sulit ditentukan karena dapat bermacam-macam, misalnya lingkungan kurang sehat, polusi tinggi, dan ada perokok di rumah. Penggunaan penyejuk udara (AC) di malam hari bisa menimbulkan alergi suhu dingin, membuat hidung anak mampet sehingga ia harus bernapas lewat mulut. Kipas angin dipasang di kamar tidur yang lalu meniup debu ke segala penjuru kamar. Belum lagi penularan virus di sekolah dan tempat-tempat ramai seperti mal. Juga perawat yang sedang batuk dan pilek. Tak langka pula kejadian sakit gara-gara mengonsumsi makanan ringan tidak sehat yang membuat tenggorokan tergelitik.
Batuk dan pilek beserta demam yang terjadi sekali-kali dalam 6 - 12 bulan sebenarnya masih dinilai wajar. Tetapi, observasi menunjukkan bahwa kunjungan ke dokter bisa terjadi setiap 2 - 3 minggu selama bertahun-tahun. Bila ini yang terjadi, maka ada dua kemungkinan kesalahkaprahan dalam penanganannya.
Pertama, pengobatan yang diberikan selalu mengandung antibiotik. Padahal 95% serangan batuk dan pilek dengan atau tanpa demam disebabkan oleh virus, dan antibiotik tidak dapat membunuh virus. Selain mubazir, pemberian antibiotik kadang-kadang justru menimbulkan efek sampingan berbahaya. Kalau dikatakan akan mempercepat penyembuhan pun tidak, karena penyakit virus memang bakal sembuh dalam beberapa hari, dengan atau tanpa antibiotik. Hal ini telah dibuktikan dengan studi terkontrol berulang kali sejak ditemukannya antibiotik di tahun 1950 - 1960-an. Hasilnya selalu sama sehingga tidak perlu diragukan lagi kebenarannya.
Di lain pihak, antibiotik malah membunuh kuman baik dalam tubuh yang berfungsi menjaga keseimbangan dan menghindarkan kuman jahat menyerang tubuh. Ia juga mengurangi imunitas si anak sehingga daya tahannya menurun. Akibatnya, anak jatuh sakit setiap 2 - 3 minggu dan perlu berobat lagi. Orang tuanya lalu langsung membeli antibiotik di apotek atau pasar hanya karena setiap kali ke dokter mereka diberi obat tersebut.
Lingkaran setan ini: sakit - antibiotik - imunitas menurun - sakit lagi, akan membuat si anak diganggu demam, batuk, dan pilek sepanjang tahun, selama bertahun-tahun. Komplikasi juga sering akan terjadi yang akhirnya membawa anak itu ke kamar perawatan di rumah sakit.
Pengalaman menunjukkan, bila antibiotik dicoret dari resep (sementara obat batuk dan pilek yang adekuat diberikan), setelah 1 - 3 bulan, si anak tidak akan gampang terserang penyakit flu lagi. Pertumbuhan badannya pun menjadi lebih baik.
Salah kaprah kedua ialah gejala batuk dan pilek yang tidak diobati secara benar, artinya siasat pengobatan perlu diubah. Ini lantaran obat jadi yang dijual di apotek tidak selalu dapat mengatasi masalah setiap penderita. Bahkan, sering terjadi batuk dan pilek malah menjadi lebih parah dan berkepanjangan.
Suatu perubahan yang mendasar dan individual dalam resep, perlu dilakukan untuk memutus lingkaran setan demam, batuk, dan pilek ini. Yang utama ialah menghentikan antibiotik, tidak memberikan kortikosteroid secara terus-menerus, menghentikan pemberian obat penekan batuk dan menggantinya dengan bronkodilator, serta memberikan campuran obat pilek yang baru. Efedrin dosis kecil - dicampur dengan antihistamin yang efektif - merupakan obat pilek terbaik. Sementara, semua obat yang ternyata tidak terbukti efektif perlu dihentikan.
Terakhir, yang tidak kalah penting, carilah faktor pencetus yang dicantumkan di awal tulisan ini. Bila ditemukan, hindarilah. Semoga anak Anda tidak perlu lagi begitu sering berobat karena flu! Selamat mencoba!
(Sumber: Intisari)
Namun nyatanya, banyak anak dan bayi menjadi pelanggan dokter setiap 2 - 3 minggu karena penyakit yang sama, bolak-balik demam, batuk, dan pilek. Sampai orang tuanya tidak tahu harus bagaimana lagi. Pencetus penyakit pada anak memang sulit ditentukan karena dapat bermacam-macam, misalnya lingkungan kurang sehat, polusi tinggi, dan ada perokok di rumah. Penggunaan penyejuk udara (AC) di malam hari bisa menimbulkan alergi suhu dingin, membuat hidung anak mampet sehingga ia harus bernapas lewat mulut. Kipas angin dipasang di kamar tidur yang lalu meniup debu ke segala penjuru kamar. Belum lagi penularan virus di sekolah dan tempat-tempat ramai seperti mal. Juga perawat yang sedang batuk dan pilek. Tak langka pula kejadian sakit gara-gara mengonsumsi makanan ringan tidak sehat yang membuat tenggorokan tergelitik.
Batuk dan pilek beserta demam yang terjadi sekali-kali dalam 6 - 12 bulan sebenarnya masih dinilai wajar. Tetapi, observasi menunjukkan bahwa kunjungan ke dokter bisa terjadi setiap 2 - 3 minggu selama bertahun-tahun. Bila ini yang terjadi, maka ada dua kemungkinan kesalahkaprahan dalam penanganannya.
Pertama, pengobatan yang diberikan selalu mengandung antibiotik. Padahal 95% serangan batuk dan pilek dengan atau tanpa demam disebabkan oleh virus, dan antibiotik tidak dapat membunuh virus. Selain mubazir, pemberian antibiotik kadang-kadang justru menimbulkan efek sampingan berbahaya. Kalau dikatakan akan mempercepat penyembuhan pun tidak, karena penyakit virus memang bakal sembuh dalam beberapa hari, dengan atau tanpa antibiotik. Hal ini telah dibuktikan dengan studi terkontrol berulang kali sejak ditemukannya antibiotik di tahun 1950 - 1960-an. Hasilnya selalu sama sehingga tidak perlu diragukan lagi kebenarannya.
Di lain pihak, antibiotik malah membunuh kuman baik dalam tubuh yang berfungsi menjaga keseimbangan dan menghindarkan kuman jahat menyerang tubuh. Ia juga mengurangi imunitas si anak sehingga daya tahannya menurun. Akibatnya, anak jatuh sakit setiap 2 - 3 minggu dan perlu berobat lagi. Orang tuanya lalu langsung membeli antibiotik di apotek atau pasar hanya karena setiap kali ke dokter mereka diberi obat tersebut.
Lingkaran setan ini: sakit - antibiotik - imunitas menurun - sakit lagi, akan membuat si anak diganggu demam, batuk, dan pilek sepanjang tahun, selama bertahun-tahun. Komplikasi juga sering akan terjadi yang akhirnya membawa anak itu ke kamar perawatan di rumah sakit.
Pengalaman menunjukkan, bila antibiotik dicoret dari resep (sementara obat batuk dan pilek yang adekuat diberikan), setelah 1 - 3 bulan, si anak tidak akan gampang terserang penyakit flu lagi. Pertumbuhan badannya pun menjadi lebih baik.
Salah kaprah kedua ialah gejala batuk dan pilek yang tidak diobati secara benar, artinya siasat pengobatan perlu diubah. Ini lantaran obat jadi yang dijual di apotek tidak selalu dapat mengatasi masalah setiap penderita. Bahkan, sering terjadi batuk dan pilek malah menjadi lebih parah dan berkepanjangan.
Suatu perubahan yang mendasar dan individual dalam resep, perlu dilakukan untuk memutus lingkaran setan demam, batuk, dan pilek ini. Yang utama ialah menghentikan antibiotik, tidak memberikan kortikosteroid secara terus-menerus, menghentikan pemberian obat penekan batuk dan menggantinya dengan bronkodilator, serta memberikan campuran obat pilek yang baru. Efedrin dosis kecil - dicampur dengan antihistamin yang efektif - merupakan obat pilek terbaik. Sementara, semua obat yang ternyata tidak terbukti efektif perlu dihentikan.
Terakhir, yang tidak kalah penting, carilah faktor pencetus yang dicantumkan di awal tulisan ini. Bila ditemukan, hindarilah. Semoga anak Anda tidak perlu lagi begitu sering berobat karena flu! Selamat mencoba!
(Sumber: Intisari)
Jumat, 24 Februari 2012
Cara Menjadi Dokter Bagi Diri Sendiri Saat Sakit
Jakarta, Seseorang bisa miskin mendadak ketika jatuh sakit, mengingat ongkos berobat ke dokter sangat mahal. Agar tidak sedikit-sedikit harus ke dokter, jadilah dokter untuk diri sendiri untuk keluhan-keluhan ringan seperti meriang dan flu.
Selama tidak ada komplikasi atau riwayat penyakit serius, keluhan-keluhan ringan seperti itu umumnya akan sembuh sendiri. Banyak yang bisa dilakukan untuk mempercepat kesembuhannya, namun perlu diingat jika dalam beberapa hari tidak sembuh maka sebaiknya tetap diperiksakan ke dokter.
Cara menjadi dokter untuk diri sendiri seperti dikutip dari eHow, Jumat (24/2/2012) adalah sebagai berikut.
1. Minum air putih sebanyak-banyaknya
Tubuh yang sedang sakit butuh cukup cairan untuk memerangi penyakit dan infeksi. Meski tidak suka, paksakan terus untuk minum dan jika perlu gunakan cairan elektrolit sebab rasanya yang lebih variatif biasanya bisa mengatasi rasa eneg di perut.
2. Istirahatlah di tempat tidur
Pada saat sakit, gunakan seluruh cadangan energi untuk memerangi penyakit dan infeksi. Izin untuk tidak masuk kerja atau sekolah bukanlah kesempatan untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci dan mengepel rumah, tetapi manfaatkan untuk istirahat.
3. Obati gejala
Beberapa jenis obat-obatan seperti misalnya antibiotik hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Namun obat-obatan untuk mengatasi gejala banyak yang dijual bebas, sehingga bisa dibeli sendiri. Gunakan obat-obat bebas yang sesuai untuk mengatasi nyeri kepala, pegal-pegal, demam dan kalau ada alergi.
4. Mandi air hangat
Sentuhan air hangat di kulit membantu menjaga kecukupan cairan terutama di permukaan tubuh, sekaligus melancarkan peredaran darah karena air panas membuat pembuluh darah melebar. Mandi juga membuat badan lebih bersih dan bisa meredakan stres.
5. Sesedikit apapun, paksakan untuk tetap makan
Nafsu makan selalu berkurang saat sedang sakit, namun bukan berarti boleh tidak makan. Tubuh butuh bahan bakar, jadi jangan sampai tidak makan.
6. Tidur siang
Istirahat malam saja tidak cukup bagi orang yang seadng sakit. Secara teratur, matikan televisi dan perangkat elektronik lain termasuk ponsel di siang hari lalu tidurlah senyenyak mungkin.
7. Jaga kebersihan
Daya tahan tubuh yang menurun saat sakit sering membuat orang terinfeksi kuman baru, ketika penyakit yang lama sudah hampir sembuh. Untuk mencegah terjadinya infeksi baru, pastikan saran klasik namun sangat berguna yakni cuci tangan sebelum makan.
(up/ir)
Bersumber dari : AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selama tidak ada komplikasi atau riwayat penyakit serius, keluhan-keluhan ringan seperti itu umumnya akan sembuh sendiri. Banyak yang bisa dilakukan untuk mempercepat kesembuhannya, namun perlu diingat jika dalam beberapa hari tidak sembuh maka sebaiknya tetap diperiksakan ke dokter.
Cara menjadi dokter untuk diri sendiri seperti dikutip dari eHow, Jumat (24/2/2012) adalah sebagai berikut.
1. Minum air putih sebanyak-banyaknya
Tubuh yang sedang sakit butuh cukup cairan untuk memerangi penyakit dan infeksi. Meski tidak suka, paksakan terus untuk minum dan jika perlu gunakan cairan elektrolit sebab rasanya yang lebih variatif biasanya bisa mengatasi rasa eneg di perut.
2. Istirahatlah di tempat tidur
Pada saat sakit, gunakan seluruh cadangan energi untuk memerangi penyakit dan infeksi. Izin untuk tidak masuk kerja atau sekolah bukanlah kesempatan untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci dan mengepel rumah, tetapi manfaatkan untuk istirahat.
3. Obati gejala
Beberapa jenis obat-obatan seperti misalnya antibiotik hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Namun obat-obatan untuk mengatasi gejala banyak yang dijual bebas, sehingga bisa dibeli sendiri. Gunakan obat-obat bebas yang sesuai untuk mengatasi nyeri kepala, pegal-pegal, demam dan kalau ada alergi.
4. Mandi air hangat
Sentuhan air hangat di kulit membantu menjaga kecukupan cairan terutama di permukaan tubuh, sekaligus melancarkan peredaran darah karena air panas membuat pembuluh darah melebar. Mandi juga membuat badan lebih bersih dan bisa meredakan stres.
5. Sesedikit apapun, paksakan untuk tetap makan
Nafsu makan selalu berkurang saat sedang sakit, namun bukan berarti boleh tidak makan. Tubuh butuh bahan bakar, jadi jangan sampai tidak makan.
6. Tidur siang
Istirahat malam saja tidak cukup bagi orang yang seadng sakit. Secara teratur, matikan televisi dan perangkat elektronik lain termasuk ponsel di siang hari lalu tidurlah senyenyak mungkin.
7. Jaga kebersihan
Daya tahan tubuh yang menurun saat sakit sering membuat orang terinfeksi kuman baru, ketika penyakit yang lama sudah hampir sembuh. Untuk mencegah terjadinya infeksi baru, pastikan saran klasik namun sangat berguna yakni cuci tangan sebelum makan.
(up/ir)
Bersumber dari : AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 20 Februari 2012
Rinosinusitis / Sinusitis Pada Anak
Rinosinusitis atau mungkin lebih dikenal dengan istilah sinusitis merupakan suatu keadaan adanya infeksi bakteri pada rongga sinus yang ada di wajah. Penyakit ini terkadang terjadi pada anak, dan faktor risiko menderita rinosinusitis meningkat apabila anak: sering terkena common cold/selesma, menderita rinitis alergi sebelumnya, ataupun terkena paparan asap rokok. Rongga sinus adalah rongga yang ada di wajah. Jumlahnya ada beberapa pasang.
Infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan atas dapat masuk ke rongga sinus dan menginfeksi daerah tersebut juga. Meskipun biasanya infeksi virus merupakan penyebab utama infeksi saluran pernapasan atas pada anak, tetapi infeksi bakteri juga dapat terjadi dan seringkali merupakan infeksi sekunder atau infeksi ke-2 (secondary infection) setelah sebelumnya terkena infeksi virus. Tanda dan gejala rinosinusitis adalah: sering mengeluarkan riak yang berwarna kuning kehijauan disertai batuk, sakit pada penekanan daerah sinus, batuk. Kadangkala dapat disertai demam.
Penanganan rinosinusitis adalah dengan pemberian obat-obatan. Obat seperti antibiotik, dekongestan, anti histamin, atau steroid semprot hidung serta larutan saline dapat diberikan oleh dokter dengan pertimbangan masing-masing. Pemberian antibiotik (apabila dianggap perlu, terutama untuk sinusitis bakterial akut) biasanya memerlukan dosis dan regimen jangka panjang (mencapai 2 minggu). Orangtua perlu mengingatkan anak untuk mengonsumsi secara teratur sampai habis.
Bersumber dari : www.kiddiecarecentre.com
Infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan atas dapat masuk ke rongga sinus dan menginfeksi daerah tersebut juga. Meskipun biasanya infeksi virus merupakan penyebab utama infeksi saluran pernapasan atas pada anak, tetapi infeksi bakteri juga dapat terjadi dan seringkali merupakan infeksi sekunder atau infeksi ke-2 (secondary infection) setelah sebelumnya terkena infeksi virus. Tanda dan gejala rinosinusitis adalah: sering mengeluarkan riak yang berwarna kuning kehijauan disertai batuk, sakit pada penekanan daerah sinus, batuk. Kadangkala dapat disertai demam.
Penanganan rinosinusitis adalah dengan pemberian obat-obatan. Obat seperti antibiotik, dekongestan, anti histamin, atau steroid semprot hidung serta larutan saline dapat diberikan oleh dokter dengan pertimbangan masing-masing. Pemberian antibiotik (apabila dianggap perlu, terutama untuk sinusitis bakterial akut) biasanya memerlukan dosis dan regimen jangka panjang (mencapai 2 minggu). Orangtua perlu mengingatkan anak untuk mengonsumsi secara teratur sampai habis.
Bersumber dari : www.kiddiecarecentre.com
Minggu, 19 Februari 2012
Alasan-alasan Kenapa Pembeli Memilih Hunian di Kompleks Perumahan
Pertimbangan utama bagi orang-orang untuk membeli rumah adalah rumah itu sendiri dan juga lingkungannya. Kerap kali lingkungan masuk dalam daftar pertama, baru mereka mulai membangun rumah di lokasi tersebut atau membeli rumah yang sudah jadi. Hal ini tidak lain karena mereka percaya bahwa lingkungan yang baik akan membawa pengaruh yang baik pula bagi penghuni rumah, baik itu dari sisi keamanan, kenyamanan, kebersihan dan juga ketersediaan beberapa fasilitas fisik seperti taman bermain, sekolah yang dekat, dan akses jalan yang mudah dicapai. Selain itu mereka juga menginginkan tetangga yang ramah dan siap membantu apabila ada kesulitan, walaupun kenyataannya dalam masyrakat modern individualitas sudah menjadi ciri utama.
Syarat tentang lingkungan yang aman dan nyaman selalu menjadi perhatian utama bagi para pengembang properti. Mereka membangun perumahan di lokasi strategis yang berada dekat dengan fasilitas umum dan jalan utama. Mereka menciptakan suatu lingkungan aman yang dilengkapi dengan satpam dan gardu keamanan. Kawasan perumahan yang mereka bangun dilengkapi dengan taman bermain untuk anak-anak. Salah satu kawasan terbaik untuk menjadi hunian adalah dijual rumah di serpong. Serpong telah lama menjadi kawasan perumahan yang dilengkapi dengan fasilitas yang sangat cukup untuk mengakomodir kebutuhan para penghuninya.
Membeli rumah di kompleks perumahan ibarat membeli sebuah rumah lengkap dengan lingkungannya dalam satu paket. Para pengembang menyertakan jaminan akan lingkungan yang aman dan nyaman dalam setiap promosinya. Para penghuni tidak lagi dibebani oleh kekhawatiran akan adanya ancaman seperti yang biasa dialami oleh penghuni di lingkungan biasa. Pada lingkungan biasa, keamanan dan kenyamanan seolah merupakan tanggung jawab sendiri dan risiko yang dihadapi adalah risiko sendiri. Kekurangannya adalah, di kompleks perumahan kita tidak bisa mengharapkan tetangga yang saling menyapa atau saling bertukar cerita dari balik pagar. Mereka para penghuni kompleks biasanya lebih individualistis dan sibuk dengan urusan mereka sendiri sehingga kadar keakraban antar tetangga bisa dikatakan kurang dekat. Tetapi ini bukanlah keadaan yang mutlak, kembali lagi pemilihan sebuah lokasi tentu telah melalui pertimbangan yang matang dari penghuninya.
Bersumber dari : www.media-nusantara.com
Syarat tentang lingkungan yang aman dan nyaman selalu menjadi perhatian utama bagi para pengembang properti. Mereka membangun perumahan di lokasi strategis yang berada dekat dengan fasilitas umum dan jalan utama. Mereka menciptakan suatu lingkungan aman yang dilengkapi dengan satpam dan gardu keamanan. Kawasan perumahan yang mereka bangun dilengkapi dengan taman bermain untuk anak-anak. Salah satu kawasan terbaik untuk menjadi hunian adalah dijual rumah di serpong. Serpong telah lama menjadi kawasan perumahan yang dilengkapi dengan fasilitas yang sangat cukup untuk mengakomodir kebutuhan para penghuninya.
Membeli rumah di kompleks perumahan ibarat membeli sebuah rumah lengkap dengan lingkungannya dalam satu paket. Para pengembang menyertakan jaminan akan lingkungan yang aman dan nyaman dalam setiap promosinya. Para penghuni tidak lagi dibebani oleh kekhawatiran akan adanya ancaman seperti yang biasa dialami oleh penghuni di lingkungan biasa. Pada lingkungan biasa, keamanan dan kenyamanan seolah merupakan tanggung jawab sendiri dan risiko yang dihadapi adalah risiko sendiri. Kekurangannya adalah, di kompleks perumahan kita tidak bisa mengharapkan tetangga yang saling menyapa atau saling bertukar cerita dari balik pagar. Mereka para penghuni kompleks biasanya lebih individualistis dan sibuk dengan urusan mereka sendiri sehingga kadar keakraban antar tetangga bisa dikatakan kurang dekat. Tetapi ini bukanlah keadaan yang mutlak, kembali lagi pemilihan sebuah lokasi tentu telah melalui pertimbangan yang matang dari penghuninya.
Bersumber dari : www.media-nusantara.com
Sabtu, 18 Februari 2012
Tonsilitis
Tonsil mungkin lebih dikenal di kalangan orangtua dengan sebutan amandel. Banyak orangtua yang mengatakan bahwa menurut dokter, amandel anaknya perlu diangkat dengan jalan operasi. Seringkali kemudian timbul pertanyaan mengenai hal ini. Apa itu amandel, mengapa bisa meradang, kapan perlu dibuang merupakan pertanyaan yang seringkali diajukan ke dokter anak.
Amandel atau tonsil merupakan bagian dari sistem imun yang terletak di kiri dan kanan tenggorokan. Pada waktu masih kecil amandel masih berguna untuk mencegah infeksi kuman dan berperan dalam sistem pertahanan tubuh, tetapi pada orang dewasa amandel sudah tidak memiliki peranan lagi karena fungsinya telah diambil organ lainnya. Amandel dapat membesar dan meradang apabila terjadi infeksi disana. Inilah yang disebut dengan tonsillitis.
Tonsillitis ditandai dengan peradangan amandel, yang biasanya disertai nyeri menelan, demam ringan, atau perubahan suara (serak). Anak seringkali menjadi malas untuk makan. Pengobatan tonsillitis disesuaikan dengan tanda dan gejalanya, seperti misalnya pemberian parasetamol untuk demam, atau antibiotik bila dicurigai infeksi disebabkan oleh bakteri (jarang). Dengan beristirahat yang cukup, biasanya tonsillitis akan sembuh dengan cepat kurang dari 3 hari.
Peradangan dan infeksi yang terjadi seringkali berulang. Hal inilah yang menyebabkan semakin lama amandel semakin membesar dan kemerahan. Bila memang sudah membesar dan meradang terus menerus, maka hal inilah yang seringkali menjadi indikasi untuk mengangkat dan membuang amandel. Selain itu masih ada beberapa keadaan lain sehingga diperlukan pengangkatan amandel, yaitu: sleep apneu (henti napas pada waktu tidur), mengorok hebat, dan amandel yang bernanah. Setiap kekhawatiran dan pertanyaan mengenai operasi amandel sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anak anda.
Bersumber dari : www.kiddiecarecentre.com
Amandel atau tonsil merupakan bagian dari sistem imun yang terletak di kiri dan kanan tenggorokan. Pada waktu masih kecil amandel masih berguna untuk mencegah infeksi kuman dan berperan dalam sistem pertahanan tubuh, tetapi pada orang dewasa amandel sudah tidak memiliki peranan lagi karena fungsinya telah diambil organ lainnya. Amandel dapat membesar dan meradang apabila terjadi infeksi disana. Inilah yang disebut dengan tonsillitis.
Tonsillitis ditandai dengan peradangan amandel, yang biasanya disertai nyeri menelan, demam ringan, atau perubahan suara (serak). Anak seringkali menjadi malas untuk makan. Pengobatan tonsillitis disesuaikan dengan tanda dan gejalanya, seperti misalnya pemberian parasetamol untuk demam, atau antibiotik bila dicurigai infeksi disebabkan oleh bakteri (jarang). Dengan beristirahat yang cukup, biasanya tonsillitis akan sembuh dengan cepat kurang dari 3 hari.
Peradangan dan infeksi yang terjadi seringkali berulang. Hal inilah yang menyebabkan semakin lama amandel semakin membesar dan kemerahan. Bila memang sudah membesar dan meradang terus menerus, maka hal inilah yang seringkali menjadi indikasi untuk mengangkat dan membuang amandel. Selain itu masih ada beberapa keadaan lain sehingga diperlukan pengangkatan amandel, yaitu: sleep apneu (henti napas pada waktu tidur), mengorok hebat, dan amandel yang bernanah. Setiap kekhawatiran dan pertanyaan mengenai operasi amandel sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anak anda.
Bersumber dari : www.kiddiecarecentre.com
Kamis, 16 Februari 2012
Beberapa Hal yang Perlu Anda ketahui Sebelum dijual rumah Anda
Apakah anda mempunyai rumah yang akan anda jual? Seperti yang kita tahu, harga properti saat ini sangatlah tinggi. Jadi, bila anda menjual rumah anda saat ini, maka bisa dipastikan anda akan mendapatkan harga yang sangat menguntungkan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang sangat mempengaruhi harga rumah anda. Apabila anda tidak mengetahui hal ini, maka bisa dipastikan anda akan mendapatkan harga yang rendah untuk rumah anda atau lebih buruk lagi, tidak ada orang yang akan membeli rumah anda.
Sebelum dijual rumah anda harus mengetahui beberapa hal yang dapat mempengaruhi harga jual rumah anda. Pertama adalah lokasi rumah anda. Apabila rumah yang akan anda jual berada dilokasi yang mudah dijangkau dengan sarana umum atau dekat dengan fasilitas umum, seperti pasar, sekolah atau lainnya, maka harga yang anda dapatkan pasti sangatlah bagus. Bila semua faktor diatas ada pada rumah anda, tetapi, rumah anda berada pada posisi tusuk sate, maka bisa dipastikan anda akan mendapatkan harga yang rendah. Rumah tusuk sate terkenal sebagai rumah yang membawa sial. Jadi, mungkin anda perlu merombak atau menambahkan hal-hal yang dapat menangkal kesialan. Anda dapat menemukan hal-hal yang anda butuhkan dibanyak sumber, seperti internet. Apabila anda mempunyai rumah yang menghadap ke utara atau timur, maka bisa dikatakan rumah anda adalah rumah yang banyak dicari oleh orang. Untuk yang menghadap ke utara, banyak orang percaya bahwa rumah tersebut memilik energy yang positif, sedangkan, rumah yang menghadap ke timur, orang sangat menyukainya karena sinar matahari pagi yang menyehatkan akan masuk langsung ke rumah anda.
Jadi, dengan mengetahui hal-hal seperti yang disebutkan diatas, maka anda akan dapat menentukan dengan mudah berapa harga rumah anda. Selain itu, anda juga dapat menggunakan hal-hal yang menguntunkan seperti disebutkan di atas sebagai salah satu keunggulan yang rumah anda miliki. Dengan melakukan hal tersebut, maka anda akan lebih mudah menemukan orang yang mau membeli rumah anda dengan harga yang anda inginkan.
Bersumber dari : www.media-nusantara.com
Sebelum dijual rumah anda harus mengetahui beberapa hal yang dapat mempengaruhi harga jual rumah anda. Pertama adalah lokasi rumah anda. Apabila rumah yang akan anda jual berada dilokasi yang mudah dijangkau dengan sarana umum atau dekat dengan fasilitas umum, seperti pasar, sekolah atau lainnya, maka harga yang anda dapatkan pasti sangatlah bagus. Bila semua faktor diatas ada pada rumah anda, tetapi, rumah anda berada pada posisi tusuk sate, maka bisa dipastikan anda akan mendapatkan harga yang rendah. Rumah tusuk sate terkenal sebagai rumah yang membawa sial. Jadi, mungkin anda perlu merombak atau menambahkan hal-hal yang dapat menangkal kesialan. Anda dapat menemukan hal-hal yang anda butuhkan dibanyak sumber, seperti internet. Apabila anda mempunyai rumah yang menghadap ke utara atau timur, maka bisa dikatakan rumah anda adalah rumah yang banyak dicari oleh orang. Untuk yang menghadap ke utara, banyak orang percaya bahwa rumah tersebut memilik energy yang positif, sedangkan, rumah yang menghadap ke timur, orang sangat menyukainya karena sinar matahari pagi yang menyehatkan akan masuk langsung ke rumah anda.
Jadi, dengan mengetahui hal-hal seperti yang disebutkan diatas, maka anda akan dapat menentukan dengan mudah berapa harga rumah anda. Selain itu, anda juga dapat menggunakan hal-hal yang menguntunkan seperti disebutkan di atas sebagai salah satu keunggulan yang rumah anda miliki. Dengan melakukan hal tersebut, maka anda akan lebih mudah menemukan orang yang mau membeli rumah anda dengan harga yang anda inginkan.
Bersumber dari : www.media-nusantara.com
Langganan:
Postingan (Atom)