Rabu, 04 Februari 2015

SMA Internasional Springfield Jakarta Menikmati Suasana Pedesaan

Melintas kebun dalam acara jelajah desa
Menikmati suasana penginapan ala pedesaan dan merasakan langsung kegiatan budaya Jawa baru saja dialami oleh 18 siswa-siswi SMA Internasional Springfield Jakarta di Tembi Rumah Budaya pada 27—31 Januari 2015. Tidak hanya itu, selama mereka di Yogyakarta juga berkunjung ke beberapa destinasi yang bernuansa budaya lokal, seperti Keraton Kasultanan Yogyakarta, Pasar Tradisional Beringharjo, dan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Selama lima hari mereka tak hanya menginap di rumah pedesaan Tembi, tapi juga mengikuti aneka kegiatan budaya di rumah Tembi. Mereka belajar membatik, menari, menabuh gamelan, dan melakukan jelajah desa. Mereka yang sudah terbiasa hidup dalam suasana modern, merasa mendapat sensasi baru.

Mereka belajar Tari Garuda
“Latihan menari tradisional ini baru pertama kali aku alami, sangat mengesankan. Juga menambah wawasan tentang teknik menari. Ternyata ada teknik-teknik khusus yang sangat berbeda dengan tarian balet yang biasa aku ikuti sebelumnya. Saya pikir terlalu mudah dipelajari, seperti halnya balet, ternyata sulit juga,” tutur Shannon, pelajar putri kelas XII.

Shannon bertutur lagi, “Tarian Garuda yang saya pelajari ini cukup unik. Saya sangat senang. Demikian pula saat belajar membatik dan menabuh gamelan. Baru kali ini aku memegang canting. Begitu pula menabuh gong. Jadi tadi saat latihan menabuh gong aku sering salah pukul.”

Siswa-siswi SMA Internasional Springfield Jakarta belajar menabuh gamelan
Hal senada juga diungkapkan oleh pelajar putra Seanandrew, “Senang rasanya bisa langsung merasakan menari walaupun hanya sebentar. Selama ini hanya membayangkan orang lain menari. Aku baru pertama kali menari, di di Tembi ini. Seru ya! Saya pikir latihan tari itu secara pelan-pelan dan lambat, ternyata latihan tari Garuda kali ini dituntut begitu cepat gerakannya. Sempat kaget tetapi senang juga.”

Mereka juga merasakan sensasi berjalan di pematang sawah
Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya


Selasa, 27 Januari 2015

Kisah Affandi Dari Pak Djon

Buku tentang Affandi,
“Dia Datang, Dia Lapar, Dia Pergi”,
Foto: Jogjanews

Nama besar Affandi tidak bisa dipisahkan dari Pak Djon. Sejak tahun 1961, Pak Djon selalu menemani Affandi dengan setia, sampai akhir hayatnya. Siapa itu Pak Djon? Dia adalah sopir sekaligus asisten pribadi Affandi. Setelah Affandi tiada, pak Djon, yang bernama lengkap Suhardjono, lahir 8 Maret 1934, menjadi rujukan mengenai Affandi.

Kisah mengenai Affandi yang dituturkan oleh Pak Djon, ditulis menjadi buku oleh dua perupa, Hendro Wiyanto dan Hari Budiono, dengan judul “Dia Datang, Dia Lapar, Dia Pergi: Kenangan Pak Djon Sopir dan Asisten Pribadi”. Buku tersebut, Sabtu malam, 15 Maret 2014 di-launching di Sangkring, Jl. Nitiprayan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Launching buku kisah mengenai Affandi ini tidak dalam bentuk diskusi, tetapi dikemas dalam bentuk pesta, yang dilengkapi dengan round table dan ada life musik. Jadi, suasana pesta lebih kental ketimbangan nuansa kultural-intelektual. Sindhunata, budayawan, yang menjadi pemuncak acara memberi komentar mengenai buku tersebut tak lebih dari setengah jam.

Launching buku kisah mengenai Affandi ini tidak dalam bentuk diskusi, tetapi dikemas dalam bentuk pesta, yang dilengkapi dengan round table dan ada life musik. Jadi, suasana pesta lebih kental ketimbangan nuansa kultural-intelektual. Sindhunata, budayawan, yang menjadi pemuncak acara memberi komentar mengenai buku tersebut tak lebih dari setengah jam.

Bagi Sindhunata, Affandi adalah seorang seniman seperti yang ia sebutkan, kalau dia sudah ‘lapar’ melukis, di manapun Affandi akan melakukannya, apalagi saat dalam momentum peristiwa, naluri senimannya akan segera meresponnya.

“Saya merasakan betul totalitas Affandi dalam menggeluti prosesnya sebagai seorang pelukis. Di manapun dan kapanpun dalam perjalanan ketika sedang naik mobil bersama sopirnya, Pak Djon, Affandi meminta berhenti lalu melukis,” kata Sindhunata.

Hari Budiono dan Hendro Wiyanto, penulis buku ini, mengatakan, siapa yang mengenal Affandi dengan dekat, pasti mengenal Pak Djon. Karena dalam kehidiupan keseharian, Affandi dan Pak Djon selalu bersama.

Hari Budiono mengungkapkan bahwa Affandi pernah menyatakan dirinya dan Pak Djon seperti pasangan Kresna dan Arjuna.

Pak Djon, yang kini usianya 80 tahun, selama ‘menemani’ Affandi, selalu setia dan mengerti apa kebutuhan Affandi. Pada saat Affandi ingin melukis, yang disebutnya sebagai ‘kebelet’ bertarung dengan emosinya sendiri untuk segera melukis, Pak Djon dengan sangat cepat menyediakan apa yang dibutuhkan Affandi, sehingga hasratnya untuk melukis selalu menemukan orgasme.

Ketika diminta untuk sedikit menceritakan perihal Affandi, Pak Djon mengatakan, bahwa Affandi merasa dirinya hanyalah seorang tukang gambar, alih-alih pelukis, apalagi seniman.

“Djon, aku kuwi mung tukang gambar to, dudu seniman (Djon, saya sebenarnya hanya seorang tukang gambar, bukan seniman),” kata Pak Djon menirukan perkataan Affandi.

Pak Djon mengenali betul proses kreatif Affandi. Dia bisa bercerita mengenai lukisan yang dibuat Affandi seperti, misalnya, lukisan ‘adu jago’ yang sangat dikenal luas. Affandi, demikian Pak Djon menyampaikan, memang sungguh total ketika melukis. Seluruh tubuhnya sampai berkeringat, dan hasil lukisannya bagi dia adalah anaknya. Maka, lukisan karya Affandi seperti ‘memiliki jiwa’.

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya


Rabu, 14 Januari 2015

Susi Duyung dalam Asam Garam di Bentara Budaya

“Asam garam” merupakan tajuk pameran seni rupa karya kurator Bentara Budaya Yogyakarta, yakni GM Sudarta, Hari Budiono, Hermanu, Ipong Purnomosidhi dan Wiendarto. Pameran dilakukan 9-17 Januari 2015 di Bentara Budaya, Jalan Suroto 2, Kotabaru, Yogyakarta.

Susi Duyung, karya Hari Budiono

“Susi Duyung,” judul lukisan karya Hari Budiono, terasa menarik karena menghadirkan sosok yang sekarang terkenal sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Susi Pujiastuti yang dihadirkan sebagai seekor duyung, dengan membawa senjata api dan pakaian siap perang, seolah memang sedang melawan kompleksitas persoalan laut.

“Laut merupakan dunia Susi dan dia tahu betul persoalan di laut yang menyangkut kehidupan manusia dan kehidupan laut itu sendiri. Seperti seekor duyung, Susi sedang mengatasi persoalan yang bertahun-tahun melilit dunianya,” kata Hari Budiono.

Karena kemampuan Susi mengatasi persoalan laut, lanjut Hari Budiono, para nelayan merasa diuntungkan dan bisa dengan tenang mencari ikan tanpa perlu merasa takut oleh ribuan pencuri ikan.


Pak Min karya Hermanu

Karya yang lain berjudul “Pak Min” dari Hermanu, menyajikan kisah orang kecil, yang sedang mengambil roda mobil, mungkin akan menambal bannya. Kisah orang kecil ini disajikan secara menyentuh, dan memberi kesan bahwa Hermanu begitu perhatian pada orang-orang kecil. Selain itu, Hermanu juga menampilkan karya yang diberi judul “Semar Langit”.

Mimika Indonesia Raya, karya Wiendarto
Wiendarto menyajikan kisah yang lain lagi, melalui karya yang berjudul “Mimika Indonesia Raya”. Dia seperti menyampaikan narasi masa depan yang getir dan mengerikan. Bumi yang berlubang, dan di dekatnya ada produk internasional sementara ada rakyat yang nasibnya merana, bahkan seperti hendak masuk pada lubang itu.

Wiendarto melihat bumi Indonesia yang kaya memiliki masa depan yang mengerikan, dan menyengsarakan bagi masyarakatnya. Melalui karya ini Wiendarto seperti hendak mengingatkan para pemangku negeri untuk melihat masa depan bangsanya dan negerinya.

“Potret Dari Lamalera” adalah salah satu karya dari GM Sudarta yang disajikan dalam pameran ini. Ia seperti sedang memberi kisah pada satu daerah di Indonesia, yang ‘nasibnya’ berbeda dengan di Jawa misalnya. Artinya, ada kesenjangan yang nyata dan melalui karya GM Sudarta menyampaikan kritik.

Semar Langit, karya Hermanu
Pameran seni rupa “Asam Garam” setidaknya memberi ruang bagi para kurator itu untuk tidak berhenti berkarya. Mereka selama ini menilai karya orang lain agar bisa dipamerkan di Bentara Budaya. Kali ini mereka mengkuratori karya sendiri, agar publik bisa melihat bahwa sebagai kurator mereka tidak berhenti berkarya.

Para kurator ini bertumbuh dan berproses di Bentara Budaya, bahkan sejak Bentara masih mendompleng di Toko Buku Gramedia Yogyakarta. Hermanu dan Hari Budiono, bersama Sindhunata mengawali Bentara Budaya dari Yogyakarta dan kini ada Bentara Budaya Jakarta, Solo dan Bali. Hanya saja di Solo namanya bukan Bentara, melainkan Balai Soedjatmoko.

Laiknya di gunung dan di laut, para kurator ini bertemu di Bentara Budaya dan dari sana mereka telah memiliki asam garam. Bersama dengan para perupa dan seniman lain, para kurator ini masih terus bergulat dengan kesenian, dan karena itu Bentara Budaya menjadi semakin memiliki arti di tengah dunia kebudayaan di Indonesia.

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Selasa, 09 Desember 2014

Pemerintah Membentuk Desa Wisata Bambu

Deni Kusnadi, staf Landscape Dusun Bambu (kiri), dan Ketua Forum Penyelamat Lingkungan Hidup Jawa Barat Thio Setiowekti, beberapa waktu lalu, berjalan di jalan masuk Dusun Bambu, Desa Kertawangi, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, yang dirimbuni dedaunan bambu. Bambu yang tumbuh di kiri dan kanan jalan didesain sedemikan rupa agar membentuk terowongan bambu.


CIREBON, KOMPAS — Kementerian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Komunitas Bambu Nusantara membentuk kampung percontohan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk dijadikan kampung bambu. Di kampung itu nantinya akan dikembangkan budidaya bambu, kerajinan bambu, serta ekowisata dan kesenian yang memanfaatkan bambu sebagai sarana utamanya.

Desa yang terpilih sebagai desa wisata adalah Desa Cibuntu di Kecamatan Pasawahan. Peresmian dilakukan secara simbolis di desa itu dengan penyerahan 1.000 bibit bambu dari komunitas bambu kepada warga desa, Sabtu (18/10/2014).

Kegiatan itu juga berbarengan dengan acara adat sedekah bumi yang menjadi kegiatan rutin warga Desa Cibuntu setiap tahun untuk menyongsong musim tanam dan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Lebih dari 900 warga desa berbondong-bondong membawa makanan dan hasil bumi untuk disantap bersama-sama dalam kegiatan sedekah bumi tersebut.

Warga mengular dalam arak-arakan yang diikuti semua warga, laki-laki, perempuan, tua, dan muda. Makanan dan hasil bumi tersebut diangkut dalam wadah bundar terbuat dari bambu yang disebut tetenong. Wadah dipikul laki-laki yang merupakan perwakilan setiap keluarga.

”Ini desa pertama yang ditetapkan sebagai desa wisata di Kuningan. Ke depan, kami akan mengembangkan desa wisata lain di Kuningan dengan keunikan masing-masing,” kata Teddy Suminar, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kuningan.

Bupati Kuningan Utje Hamid Suganda menuturkan, pariwisata menjadi sektor terpenting dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kuningan yang mendeklarasikan diri sebagai kabupaten konservasi di Jabar.

Kampung bambu

Chaeruddin Hasim, Asisten Deputi Peningkatan Peran Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup, yang hadir dalam peresmian itu, menuturkan, konsep yang sama bisa diterapkan di daerah lain. Cibuntu diharapkan bisa menjadi contoh pengembangan desa berbasis wisata dan ekologi. Cibuntu sekaligus didorong menjadi kampung bambu, yakni dengan menjadi tempat pembibitan dan pengolahan bambu sebagai produk ekonomi kreatif.

”Tahun ini setiap kota dan kabupaten ditargetkan memiliki hutan bambu yang luasannya tidak kurang dari 10 hektar,” ungkap Chaeruddin.

Dalam pengelolaan kampung bambu, Kementerian Lingkungan Hidup menggandeng Komunitas Bambu Nusantara yang memiliki jaringan hingga ke daerah-daerah. Komunitas ini sekaligus menjadi penggerak pengembangan kampung wisata bambu terpadu.

Ahli bambu dari Universitas Trisakti, Jakarta, Azril Azahari, menuturkan, hampir semua bagian bambu memiliki nilai guna.

Sementara Koordinator Komunitas Bambu Nusantara Cirebon Bambang Sasongko mengatakan, Cibuntu dipilih sebagai kampung bambu percontohan karena warganya menjaga kelestarian bambu. (REK)

Senin, 01 Desember 2014

Ini Dia 6 Pastry Asal Jepang dan Korea yang Akan Jadi Trend 2015


Seperti fashion, trend terbaru dari dunia bakery dan pastry juga muncul setiap tahun. Selain rasanya yang asin atau manis, pastry akan banyak memakai bahan menyehatkan.

Di acara Patissera, telah ditampilkan beberapa sajian pastry yang akan menjadi trend di tahun 2015 mendatang. Tentunya warna gradasi ombre dan penggunaan bahan segar seperti sayuran tetap mendominasi.

1. Ombre


Aplikasi warna ombre tidak hanya dapat dilakukan pada sponge cake, akan tetapi juga pada swiss roll. Kreasi kue dari Jepang ini memang berfokus pada kreatifitas dan elegan dengan menyajikan kue dengan unsur ombre sebagai hiasannya. Selain itu ada juga kreasi cake Baumkuchen yang diadopsi dari negara asalnya dari Jerman yang sama-sama memiliki  warna gradasi yang menarik.

2. Black forest beetroot


Black forest memang banyak disukai oleh anak-anak. tapi agar semakin bernutrisi, black forest dibuat dengan campuran buah bit yang kaya akan betakaroten sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Apalagi rasanya yang kurang enak dapat ditutupi dengan coklat.

3. Green tea eclair


Eclair yang diadaptasi dari Prancis ini memang sangat enak. Green tea sangat umum digunakan dalam kuliner Jepang dan Korea termasuk dalam sajian bakery dan pastry. Dengan isian cream yang lembut dan manis sajian ini sangat cocok disajikan sebagai dessert.

4. Kiddy fair


Di stall kiddy fair saat acara patissera berlangsung, ada beragam aneka cake yang dibentuk dari coklat molding Coklat ini berbeda rasanya dengan foundant. Flower pot dan aneka cake bentuk lucu dapat dibuat dengan menggunakan coklat modling.

5. Veggie cupcake


Cupcakes berwajah cantik ini ternyata dibuat dari sayur bayam. Selain kaya serat, bayam juga mengandung banyak vitamin dan juga mineral. Sajian cupcakes ini dapat menjadi alternatif para ibu yang anaknya tidak menyukai sayur terutama bayam.

6. Imagawayaki


Imagawayaki dikenal sebagai produk street food pastry di Jepang. Untuk menjadi sajian kue yang elegan, Imagawayaki juga dapat diberi isian matcha dengan aroma yang khas.

Bersumber dari : Lusiana Mustinda - detikFood

Senin, 10 November 2014

SISWA SEKOLAH INTERNASIONAL SINGAPURA BERLATIH GAMELAN

Seorang siswa Sekolah internasional Singapura menyimak instruksi
pemandu untuk menabuh kempul

Sabtu, 1 November 2014 pukul 15.00 WIB sebanyak 16 siswa Sekolah Internasional Singapura berkunjung ke Tembi Rumah Budaya. Tujuan utama mereka adalah bermain gamelan atau berlatih karawitan. Mereka semua tidak bisa berbahasa Indonesia. Namun banyak di antara mereka yang bisa mengerti sekalipun tidak mampu mengucapkannya.

“Mengerti bahasa Indonesia ?” tanya pemandu kepada dua anak pemain kempul dan gong.

“Tak. Sikit-sikit.” Mereka menjawab dengan bahasa Malaysia. Namun ketika pemandu menjelaskan panjang lebar mengenai instrumen gamelan dan cara memainkannya dengan menggunakan bahasa Indonesia, mereka tidak mengerti. Beruntung tour leader mereka membantu menerjemahkan penjelasan itu dengan baik.

Siswa-siswi Sekolah internasional Singapura Konsentrasi
menabuh gamelan di Tembi
Dengan bahasa gado-gado pun pemandu berusaha menjelaskan semuanya itu. Harapannya mereka mengerti apa yang diterangkan oleh pemandu. Ternyata selang beberapa saat kemudian mereka bisa memainkan satu gending Manyar Sewu sekalipun masih belepotan di sana-sini.

Pengulangan terus dilakukan agar mereka hafal gending itu. Ternyata memang cukup berhasil. Mereka pun gembira, yag terpancar pada sorot mata mereka yang dibarengi dengan senyum.

“Difficult ?” tanya pemandu.

“Oh no, not difficult,” jawab salah satu siswa yang ditanyai pemandu.

Di bawah bimbingan sekian pemandu, akhirnya orkestra gamelan itu toh dapat berbunyi dengan baik dan cukup harmonis. Tiga gending atau lagu pun terkuasai, yakni Manyar Sewu, Menthok-menthok, dan Kotek. Meski lelah, mereka cukup menikmati. Pada sisi itulah mereka menjadi lebih bisa memahami, ternyata bermain gamelan tidaklah mudah, namun juga tidak sulit. Mereka menjadi lebih paham tentang salah satu jenis kesenian yang menjadi salah satu identitas kebudayaan Jawa (Indonesia).

Bergaya di Senthong Tengah
Usai bermain gamelan mereka pun berkeliling area Tembi. Koleksi museumTembi menjadi santapan mereka yang pertama. Senjata tradisional berupa keris dan tombak membuat mereka cukup keheranan. Demikian pun sistem pembagian ruang (kamar) rumah Jawa yang disebut senthong. Bagi mereka sistem pembagian ruang atau kamar dalam rumah Jawa itu terasa aneh sekaligus unik. Demikian juga tempat tidur yang kaya dengan ukiran bagi mereka juga kelihatan sangat unik, juga gebyok berukir yang menjadi sekat utama dalam pembagian ruang.

Topeng untuk menari dalam lakon Ramayana dan Panji sedikit banyak mereka kenali. Setidaknya kisah tentang Ramayana telah mereka kenali. Dolanan anak tradisional Jawa sebagian juga mereka kenali. Setidaknya dakon atau congklak dan lompat tali dengan tali karet mereka kenali pula.

Sepeda onthel kuno dan sepeda motor kuno cukup menyita perhatian mereka. Barangkali di negeri mereka barang ini termasuk barang langka. Demikian pula dengan kulkas kuno yang tidak menggunakan daya listrik maupun baterai (aki) membuat mereka tersenyum-senyum karena merasa aneh. Rumah-rumah tradisional Jawa berbentuk limasan (limansap) serta rumah tradisional Indramayu membuat mereka juga kagum. Pada sisi-sisi itulah mau tidak mau mereka harus mengakui betapa kaya dan beragamnya elemen-elemen kebudayaan yang ada di Jawa. Itu pun baru Jawa saja. Belum keseluruhan elemen kebudayaan Nusantara (Indonesia). Itu pun baru elemen-elemen kebudayaan bendawi belum lagi yang tak bendawi (intangible).

Menikmati lingkungan Bale Inap Tembi
Jika bangsa mancanegara saja demikian berminat kepada kebudayaan Nusantara, bagaimana dengan kita sendiri selaku salah satu suku bangsa yang tinggal di Nusantara ?

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Senin, 22 September 2014

Beda Daerah, Beda Juga Rasanya...

Laksa khas Tangerang di pusat jajanan laksa di Jalan Moh Yamin, Kota Tangerang, Banten.
Lain  ladang lain belalang. Lain lubuk lain ikannya. Seperti itulah makanan laksa. Atin (45), pedagang Laksa Kumis Bewok di Kawasan Kuliner Laksa di Kota Tangerang, Banten, mengatakan, laksa merupakan makanan yang dipengaruhi akulturasi keturunan Tionghoa-Melayu. Entah bagaimana kisahnya, laksa lalu menjadi makanan khas daerah sekitaran Jakarta (Betawi), mencakup Tangerang, Bogor, dan Cibinong.

Meski namanya sama, yakni laksa, setiap daerah itu memiliki kekhasan masing-masing atas makanan tersebut. Secara umum, laksa merupakan makanan yang menggunakan mi putih dan disiram dengan kuah berwarna kuning kemerahan (karena cabai). Bumbu dasar yang dicampur dalam kuah hampir sama, terdiri dari kunyit, jahe, lengkuas, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan cabai.

”Laksa Tangerang berbeda dengan laksa Betawi dan Bogor. Yang membedakan adalah variasi kuahnya,” kata Atin.

Yang membedakan laksa-laksa Tangerang, Betawi, dan Cibinong/Bogor terletak pada kuahnya. Kekentalan kuah laksa Tangerang berasal dari parutan kelapa yang disangrai dan kacang hijau. Kuah berisi potongan kentang berukuran dadu. Laksa dimakan dengan menggunakan mi putih (terbuat dari beras prak yang dicampur dengan air dan dimasak. Selanjutnya, dibentuk bulat panjang sebesar lidi dengan menggunakan alat tersendiri).

Kuah yang kental dari laksa Cibinong/Bogor berasal dari potongan oncom. Laksa ini dimakan dengan ketupat atau bihun, ditambah taoge panjang, suwiran daging ayam, udang, dan telur rebus. Penyuka laksa ini sering menambahkan sambal cuka sebagai pelengkap rasa.

Sementara laksa Betawi biasanya berisi telur, ketupat, taoge pendek, daun kemangi, dan kucai. Mi yang digunakan adalah bihun. Adapun lauk pelengkapnya adalah perkedel.

Beragam daerah

Dari literatur kuliner di internet, dikenal ada laksa kari, laksa asam, dan laksa lemak. Ada laksa yang dinamai dari asal tempat, antara lain Katong (Singapura), Johor, Ipoh, Penang, Kedah, Kelantan, dan Sarawak (Malaysia), Palembang, Bogor, Betawi, Jepara, dan Banjar (Indonesia).

Penambahan oncom untuk laksa Bogor, udang rebon untuk laksa Betawi, udang untuk laksa Jepara, dan ikan gabus untuk laksa Banjar adalah kreasi dari masyarakat setempat sehingga masakan ini menjadi otentik atau berbeda satu dengan lainnya.

Di Bogor, kuah laksa yang memakai oncom dan ampas kelapa parut yang dihaluskan atau yang tidak menggunakannya sudah tentu membawa perbedaan yang kentara. Bagi penulis, mustahil mengatakan laksa tertentu unggul atau lebih enak dibandingkan dengan lainnya. Yang lebih adil adalah mencoba semuanya dan memilih yang paling disukai. Mungkin ada benarnya, menyantap laksa tidak akan pernah ada rasa terpaksa. (PIN/BRO)

Bersumber dari : kompas.com

Selasa, 02 September 2014

Pepes Banyak dan Serba Banyak

Pepes banyak, empuk dan gurih’
Gurih dan pedasnya tertinggal di ujung lidah, meski pedasnya tidak menggigit. Itulah kuliner pepes banyak (angsa) yang tersedia di rumah makan ‘Pulosegaran’ kompleks Tembi Rumah Budaya, Yogyakarta.
Sepanjang bulan Januari 2013, rumah makan ‘Pulosegaran’ yang terletak di Jalan Parangtritis km 8,5, Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, menyediakan aneka kuliner dagiing banyak (angsa) yang dimasak dalam beragam pilihan. Salah satunya adalah kuliner pepes.

Kuliner Pepes banyak disajikan dalam bungkusan daun pisang, lainnya masakah pepes pada umumnya. Warna pepesnya khas, sebagaimana dikenali jenis kuliner pepes warna kuning dari kunir memberikan rasa yang seolah tertinggal di lidah.

Daging pepes banyak empuk, tidak susah dikunyah. Dipotong, atau dicuil dengan sendok pun tidak sulit. Akan lebih terasa enak dan nyaman, laiknya orang Jawa makan, menikmati pepes tanpa sendok, tetapi langsung dengan tangan, dengan demikian, ‘rasa Jawa’ dari pepes banyak akan menyertai.

Pepes banyak hanyalah salah satu dari kuliner promo bulan Januari 2013 rumah makan ‘Pulosegaran’. Sebenarnya ada aneka banyak, atau yang disebut dalam kuliner promo sebagai ‘serba banyak’ atau serba angsa. Tersedia juga gulai banyak, soto banyak, banyak ireng, tongseng banyak, brongkos banyak, bekakak banyak, gorengan banyak dan rawon banyak.

Brongkos banyak
Masing-masing pilihan kuliner mempunyai rasa yang berbeda. Orang bisa memilih lebih dari satu menu untuk sekadar saling membandingkan rasa, atau setidaknya ‘menggenapi’ rasa yang tidak ditemukan. Misalnya pilihan kuliner pepes banyak bisa dilengkapi dengan brongkos banyak. Keduanya memiliki rasa yang berbeda, dan kuah dari brongkos rasa sungguh nikmat.

Masing-masing memiliki harga yang berbeda. Soto banyak satu porsi Rp 15.300, pepes banyak Rp. 17.100, rawon banyak Rp 18.000, gorengan banyak Rp. 17.100, brongkos banyak Rp 18.000, tongseng banyak Rp 18.000, bekakak banyak Rp. 18.000 dan banyak ireng Rp. 21.000. Kalau ingin pesan semua kuliner banyak ini hanya Rp. 134.100.

Bagi siapa saja yang berlibur di pantai Parangtritis, pastilah melewati jalan di depan rumah makan ini. Maka, untuk mendapatkan sensasi kuliner, tidak ada undang-undang yang melarang untuk mampir di rumah makan ‘Pulosegaran’. Bahkan, oleh nilai-nilai kebudayaan dianjurkan untuk mampir di Tembi Rumah Budaya, dimana rumah makan “Pulosegaran’ terletak.

Sebab, selain menikmati menu kultural, anda akan bisa menikmati simbol-simbol budaya lainnya yang ada di Tembi Rumah Budaya. Omah-omah kampung yang disediakan untuk menginap, merupakan imajinasi kehidupan Jawa masa lalu.

Masakan banyak nan komplit, ada sembilan jenis
Tentu, tidak hanya kuliner banyak yang disediakan. Ada kuliner-kuliner lain yang bisa dipesan. Tersedia pula, setidaknya sebagai minuman promo bulan Januari 2013, ialah minuman yang diberi nama ‘manisan ndeso’, yang didalamnya ada aneka buah-buah.

Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya



Minggu, 03 Agustus 2014

Ada Kuliner Nasi Goreng Rempah Istimewa

Nama kulinernya ‘Nasi Goreng Rempah Istimewa’. Kata istimewa untuk membedakan dengan kuliner nasi goreng lainnya, yakni nasi goreng rempah jamur, nasi goreng jamur, nasi goreng sambal terasi, nasi goreng sosis dan nasi goreng teri.
Nasi goreng rempah istimewa

Pada kuliner nasi goreng rempah istimewa dilengkapi bakso, telor dadar, irisan daging ayam, kerupuk dan lalapan irisan timun serta tomat. Rasa rempahnya melekat pada bumbu, dan nasi gorengnya tidak pedas. Tersedia sambal saos kalau ingin ditambahi rasa pedas.
Kuliner tersebut tersedia di Mie Nusantara, yang mengambil salah satu counter di Galaria Mall, Lt Basement, Jl Jendral Sudirman, Yogyakarta. Tentu, tidak hanya nasi goreng pilihannya, ada kwetiau goreng dalam sejumlah variasi. Tersedia pula mie ayam dalam beberapa pilihan, misalnya mie ayam jamur komplit.
Porsi nasi gorengnya cukup banyak. Telor dadarnya seperti sengaja disajikan untuk ‘menutupi’ sebagian nasi goreng, sehingga memberi kesan lauknya lebih banyak ketimbang nasinya. Irisan bakso melengkapi sajian nasi goreng rempah istimewa ini.
Meski ada kata istimewa, namun rasanya tidak seperti namanya. Memang cukup enak, Gurihnya terasa. Hanya saja kalau disajikan dengan sedikit rasa pedas, akan menambah rasa nikmat dari nasi goreng ini.
Menikmati kuliner nasi goreng memang pas dengan sambal. Hanya saja, bukan sambal saos, tetapi sambal cabe yang ditumbuk halus, dan diratakan bersama nasi goreng, barulah nasi gorengnya akan ‘memiliki’ rasa istimewa. Apalagi, juru masaknya bisa membuat sambal yang berbeda, sehingga memberi tambahan rasa pada nasi goreng.
Pada nasi goreng Mie Nusantara, rasa gurihnya melekat di lidah, bahkan seolah seperti tidak mau lepas, tetapi tidak ada rasa pedas yang menggigit bibir.
Bersumber dari : Tembi Rumah Budaya

Minggu, 13 Januari 2013

Ini Dia Kelainan-kelainan yang Mengganggu Fungsi Puting Susu


Jakarta, Siapa bisa menyangkal bahwa payudara merupakan aset berharga bagi wanita? Bagian tubuh yang penting untuk menegaskan fitur khas wanita ini sejatinya berfungsi untuk memberi makan bayi. Sayangnya, ada beberapa hal yang membuat fungsinya jadi terganggu.

Beberapa kelainan tersebut ada yang bersifat bawaan sehingga tidak begitu berbahaya, namun ada juga diakibatkan oleh gangguan yang bisa berakibat fatal. Mengenali kelainan ini akan sangat membantu para wanita waspada terhadap berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.

Seperti dirangkum detikHealth, Rabu (9/1/2013), kelainan-kelainan tersebut antara lain:

1. Puting Rata atau Tenggelam
Terkadang dijumpai wanita yang puting payudaranya tidak menonjol, melainkan rata atau malah melesak ke dalam. Anomali ini disebut dengan Inverted Nipple dan merupakan bawaan sejak lahir, jadi bukan merupakan gejala dari penyakit tertentu.

Masalah yang ditimbulkan adalah seringkali pemiliknya jadi merasa minder. Dampak yang paling menyebalkan adalah membuat proses menyusui bayi jadi merepotkan. Apabila puting awalnya normal lalu tiba-tiba rata atau melesak ke dalam, ini yang bisa jadi merupakan pertanda kanker.

2. Nipple Discharge
Keluarnya cairan yang abnormal dari salah satu atau kedua puting payudara disebut dengan Nipple Discharge. Gangguan ini jarang terjadi pada wanita yang belum pernah hamil. Kemungkinannya meningkat seiring usia kehamilan.

Keluarnya cairan juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit, terutama jika disertai dengan perubahan lain pada salah satu atau kedua payudara. Terkadang ditemukan darah atau nanah cairan yang keluar. Apabila hal ini terjadi, segera periksa ke dokter.

3. Saluran Susu Tersumbat
Ketika saluran susu di bawah puting membesar, dinding saluran menebal dan saluran terisi dengan cairan. Saluran susu kemudian tersumbat dengan zat yang kental dan lengket. Gangguan ini disebut dengan mammary duct ectasia dan tidak berisiko menyebabkan kanker payudara.

Mammary duct ectasia paling sering dialami wanita berusia 40 - 50-an tahun dan tidak menampakkan gejala. Jika ada, gejalanya berupa puting berubah warna menjadi berwarna kehijauan, hitam, atau putih kotor, jaringan payudara di sekitarnya menjadi lembut dan berwarna kemerahan, serta terdapat benjolan atau penebalan

4. Infeksi Mastitis
Mastitis adalah infeksi pada jaringan payudara yang menyebabkan nyeri, pembengkakan dan kemerahan pada payudara. Biasanya gejalanya disertai dengan demam dan menggigil. Gangguan ini paling sering menyerang wanita yang sedang menyusui.

Penyebabnya adalah bakteri memasuki payudara melalui kulit puting susu yang retak atau melalui lubang bukaan saluran susu pada puting susu. Bakteri pada permukaan kulit dan mulut bayi memasuki saluran susu dan berkembang biak, sehingga menyebabkan nyeri dan bengkak.

5. Penyakit Paget
Kebanyakan penyakit ini awalnya menyerang puting lalu menyebar ke areola atau area berwarna gelap di sekitar puting dan area lain di sekitar payudara. Sekilas, penyakit ini terlihat seperti eksim, lecet-lecet, berwarna merah kasar dan gatal.

Meskipun jarang, penyakit ini bisa ditemukan di kedua payudara. Yang mengkhawatirkan, umumnya penyakit ini kemudian berkembang menjadi kanker payudara. Oleh karena itu, apabila menemui penyakit ini, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan mamogram.

6. Paresthesia
Paresthesia merupakan sensasi terbakar, menusuk, gatal atau kesemutan di payudara, termasuk puting. Sayangnya, penyebab kelainan ini masih belum diketahui dengan jelas. Para ahli percaya bahwa gangguan ini disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu seperti malnutrisi, trauma fisik, penyakit jaringan ikat, infeksi, hingga keracunan logam berat seperti merkuri, timbal dan arsen.

7. Nyeri Akibat Menyusui dan Salah Berbusana
Nyeri pada puting payudara bisa disebabkan oleh berbagai sebab. Pada saat awal menyusui bayi, nyeri bisa dipicu oleh regangan yang dialami puting karena isapan bayi dan bersifat sementara.

Rasa nyeri juga bisa disebabkan oleh posisi yang salah saat menyusui, pelepasan puting secara mendadak oleh bayi, atau penggunaan alat pompa ASI yang tidak tepat. Nyeri juga bisa muncul akibat penggunaan bra yang kurang baik.

(pah/vit)
Bersumber dari : Putro Agus Harnowo - detikHealth

Rabu, 19 Desember 2012

Anak-anak Tak Suka Punya Teman Gemuk


Anak-anak sekarang saat usia tiga tahun sudah bisa membeda-bedakan temannya. Sebagian besar dari mereka phobia gemuk sehingga anak-anak yang gemuk dijauhi.

Penelitian dari La Trobe University menemukan, anak-anak usia 3 tahun hingga 5 tahun tidak mau mengundang teman-temannya yang gemuk datang ke pesta ulang tahunnya. Anak-anak itu berpikir, anak yang gemuk tidak akan mempunyai banyak teman dan lebih jahat, lebih menyedihkan, dan pemalas dibandingkan anak-anak yang kurus.

Penelitian dilakukan terhadap 118 murid prasekolah di Victoria. Ini merupakan penelitian yang pertama kalinya mengungkapkan sikap anak-anak kecil yang antikegemukan.

Pada semua jenis kelamin dan usia, anak-anak belajar orang yang berpawakan lebih besar berkarakteristiknya negatif dibanding posiitif.

Mengutip dari News.com.au, Senin (19/11/2012), para ahli melihat 1 dari empat anak-anak di Australia diskriminasi terhadap anak yang berbadan besar.

Victorian Equal Opportunity and Human Rights Commission menunjukkan 94 orang membuat pengaduan diskrimnasi berdasarkan ukuran fisik dalam lima tahun terakhir. Anak-anak berbadan gemuk kerap diintimidasi di sekolah oleh teman sebayanya atau menolak mereka bergaung dalam tim olahraga karena kelebihan berat badan.

Peneliti La Trobe University, Spiel Emma, mengatakan, penelitian ini menunjukkan kelebihan berat badan mendapatkan respons negatif sejak kecil.

"Contoh sikap itu memberikan komentar negatif karena penampilannya dan mengejek teman-temannya yang kegemukan," kata Emma.

Sementara itu Komisioner HAM, Karen Toohey, mengajak orangtua agar membantu memerangi diskriminasi pada anak-anak karena ukruannya.

"Apakah itu prasekolah atau sekolah, kita harus memastikan lingkungan yang aman bagi semua anak-anak," ujar Toohey.(MEL)

Bersumber dari : Melly Febrida - Liputan6

Kamis, 13 Desember 2012

5 Hal Bisa Bikin Orang Mimpi Buruk


Jakarta - Mimpi buruk bisa dialami oleh siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini bisa mengganggu kualitas tidur dan membuat tidak nyenyak. Ini dia 5 hal yang bisa bikin orang mengalami mimpi buruk.

Pada orang dewasa faktor gaya hidup bisa menyebabkan orang mengalami mimpi buruk dan rasa takut yang muncul bisa terus bertahan sehingga membuatnya sulit untuk tertidur lagi.

Para ahli menyarankan jika mimpi buruk yang terjadi terus menerus dan mengancam sebaiknya segera mencari bantuan medis. Berikut ini 5 hal yang bisa memicu mimpi buruk, seperti dikutip dari Livestrong, Rabu (4/7/2012) yaitu:

1. Kegelisahan dan cemas

Kecemasan, gelisah, stres atau ketegangan dalam keluarga merupakan penyebab paling umum orang mengalami mimpi buruk seperti laporan yang dipublikasikan dalam Postgraduate Medical Journal, sedangkan pada anak-anak biasanya akibat cemas atau takut tidur sendiri bisa memicu mimpi buruk.

2. Kurang tidur

Sebuah artikel yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Psychiatry menunjukkan orang yang terus menerus kurang tidur bisa memicu mimpi buruk, halusinasi pra tidur yang mengerikan hingga masalah tidur lainnya. Untuk itu pastikan memiliki jam tidur yang teratur agar terhindar dari mimpi buruk dan tubuh sehat.

3. Demam

Meski mekanismenya tidak diketahui tapi saat orang sedang sakit dan demam bisa menyebabkan mimpi buruk. Sebelumnya sudah diketahui demam dapat mempengaruhi kualitas tidur serta mengubah siklus bangun-tidur yang secara tidak langsung berkontribusi menyebabkan mimpi buruk. Karena itu pastikan orang yang sakit terpenuhi kebutuhannya dan emosionalnya merasa nyaman.

4. Tidur di tempat asing

Review dari Mayoclinic menemukan beberapa orang mengalami sulit tidur dan mimpi buruk ketika harus tidur di tempat yang bukan biasa atau asing, misalnya saat menginap di rumah teman, di kamar hotel yang asing, jetlag dan kelelahan emosional akibat perjalanan panjang.

5. Ketidakstabilan mental

Journal of Clinical Psychiatry menemukan orang dewasa yang mengalami mimpi buruk lebih mungkin memiliki riwayat masalah mental atau psikopatologi. Jika mimpi buruk jarang terjadi sebaiknya mulailah memperhatikan kesehatan fisik dan juga emosional.

(ver/fat)
Bersumber dari : Vera Farah Bararah - detikSurabaya

Minggu, 09 Desember 2012

Trik Agar Tak Boros karena Pengaruh Sahabat


Jakarta - Terkadang di saat Anda sedang pergi belanja bersama sahabat, nafsu belanja Anda jadi meningkat. Menurut sebuah penilitian yang dilakukan oleh Professor Nicholas Christakis dari Universitas Harvard, sahabatlah yang seringkali mempengaruhi aktivitas Anda setiap harinya.

Jika kita bersahabat dengan orang yang senang berbelanja maka otomatis kitapun akan melakukan hal yang sama. Andapun tidak peduli apakah barang tersebut dibutuhkkan atau tidak, apakah harganya terlalu mahal atau tidak.

Bagaimanakah cara mengatasi masalah di atas? Karena jika kita mengikuti pola hidup yang seperti itu terus menerus, tentu tidak akan bisa menabung. Berikut ini tips agar Anda tidak boros hanya karena pengaruh teman atau keluarga, seperti dikutip dari Red Book:

1. Menghabiskan waktu bersama di rumah

Jika Anda khawatir makan malam atau pesta ulang tahun dengan sahabat akan menguras banyak uang mengapa Anda tidak mencoba merayakan pesta ulang tahun dengan membuat acara makan malam dengan cara yang berbeda.

Misalnya dengan mengundang mereka ke rumah dan cukup sediakkan camilan yang sederhana seperti cookies, biskuit atau teh. Anda juga bisa membuat sebuah pesta sederhana seperti pesta piyama, dilengkapi dengan nonton film bersama dan camilan popcorn. Hal tersebut selain membuat Anda lebih berhemat tetapi dapat membuat sebuah perayaan ulang tahun yang lebih berkesan.

2. Menetapkan aturan keuangan kepada keluarga

Jangan selalu katakan 'ya' kepada anak-anak Anda. Anda juga perlu untuk mengatakan 'tidak' kepada mereka walaupun nantinya anak-anak Anda akan berkata bahwa setiap teman memiliki barang tersebut.

Cobalah untuk memberikan pengertian kepada mereka bahwa setiap orang nasibnya berbeda-beda. Tidak semua hal Anda mampu mendapatkannya dan beritahu kelak mereka akan merasakan hal yang sama di saat dewasa nanti.

3. Cari sahabat yang bisa mengingatkan Anda

Carilah sahabat yang pintar menabung dan bisa membantu Anda mengingatkan dalam masalah keuangan. Misalnya di saat Anda sedang berbelanja, si sahabat ini bisa mengingatkan bahwa tidak semua barang yang Anda ambil diperlukkan. Sahabat seperti ini dapat membantu Anda untuk lebih berhemat dan menabung.

4. Fokus terhadap masa depan

Jangan hanya mengingat hari ini saja, cobalah untuk lebih berpikir ke depan. Mulailah menabung dari sekarang untuk masa depan Anda agar di kemudian hari Anda tidak perlu lagi khawatir dengan masalah keuangan karena Anda sudah mempunyai tabungan. Daripada Anda menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak penting lebih baik Anda memberikan sumbangan kepada orang yang lebih membutuhkannya.

(eny/fta)
Bersumber dari : Putri Yuniar - wolipop

Kamis, 06 Desember 2012

6 Cara Sederhana Tunjukkan Rasa Cinta


Kebanyakan pria maupun wanita bingung menunjukkan rasa cinta terhadap pasangannya. Sebenarnya, rasa cinta tidak selalu harus ditunjukkan dengan kata-kata, mengirim bunga atau kartu ucapan romantis.

Beberapa tindakan sederhana pun mampu menunjukkan bahwa si dia spesial di mata Anda. Berikut beberapa tindakan sederhana yang patut Anda lakukan, seperti dikutip dari Lifestyle MSN:

1. Membuatkan Makanan 
Cari tahu apa makanan kesukaannya dan luangkan waktu untuk memasak nya, walaupun tidak terlalu mewah. Misalnya dengan memasak telur dadar untuk sarapan atau sup disertai roti. Hal tersebut akan membuat pasangan semakin jatuh cinta walaupun hasil masakan Anda tidak terlalu sempurna.

2. Memberikan Pujian
Pujian merupakan pernyataan yang tulus akan kebaikan atau keunggulan yang dimiliki seseorang. Tentunya setiap orang senang dipuji. Apalagi jika pujian tersebut datang dari pasangannya. Pastikan untuk memberikan pujian sesuai dengan kata hati Anda, jangan berbohong! Si dia akan lebih menghargai apa yang dikatakkan secara jujur.

3. Hargailah Pasangan Anda
Hargailah segala sesuatu yang telah dilakukan pasangan Anda. Contohnya dengan mengucapkan "terima kasih" atas apa yang telah dia lakukan atau bisa juga dengan mengucapkan "kamu telah membuatku nyaman ". Kalimat seperti itu telah memberitahukan bahwa usaha yang ia lakukan berhasil.

4. Berilah Kejutan
Berilah kejutan yang tidak mudah dilupakan, misalnya dengan membuat pesta ulang tahun kejutan yang dihadiri keluarga dan teman dekatnya. Anda juga bisa memberi si dia kejutan dengan tiba-tiba menyiapkan makan malam romantis. Usahakan kejutan itu berkesan sehingga akan selalu dikenangnya.

5. Jujurlah pada Pasangan
Jika Anda tidak ingin dibohongi pasangan, maka Anda juga harus bersikap jujur terhadapnya. Jika tidak mempunyai keberanian untuk membicarakannya, Anda dapat membuat daftar di kertas mengenai kekurangan Anda yang sebenarnya, dan kesalahan apa saja yang telah Anda lakukan. Apa yang Anda buat itu dapat menginspirasi si dia untuk melakukan hal yang sama sehingga tidak ada lagi yang disembunyikan antara satu sama lain.

6. Ungkapkan Perasaan Anda Secara Langsung
Ungkapkanlah perasaan Anda secara langsung di hadapannya, jangan melalui perantara seperti telepon, email, SMS, Facebook, Twitter atau BBM. Si dia akan lebih menghargai jika Anda berbicara langsung dan lebih menyadari betapa seriusnya Anda dengannya.

(eny/hst)
Bersumber dari : Putri Yuniar - wolipop

Senin, 26 November 2012

Teether untuk bayiku


Teether atau gigit-gigitan bayi tidak hanya sekadar mainan tapi juga sebagai media perangsang pertumbuhan gigi bayi, di samping dapat merangsang keterampilan motorik halus.  Memasuki usia 4-6 bulan, umumnya bayi mendapatkan gigi pertamanya.  Nah, saat ini merupakan   masa-masa yang tidak mengenakkan.  Rasanya bertingkat dari yang tidak nyaman hingga nyeri.  Akibat proses dalam gusi inilah perilaku bayi kadang berubah. Ada yang menjadi demam, sulit tidur, ngeces berlebihan bahkan senang menggigit apa saja yang ada di dekatnya.  Dengan menggigit sesuatu, bayi dapat “melupakan”  rasa tidak nyaman di mulutnya.

Teether diberikan saat bayi sudah mampu menggenggam sesuatu.  Ada banyak ragam teether mulai bentuk, ukuran hingga warna.  Umumnya bahan yang digunakan adalah lateks, yang tergolong aman untuk bayi dan terasa lembut bila digigit.  Bagian dalamnya ada yang berisi air atau gel.  Teether berisi gel lebih disarankan ketimbang berisi air karena akan terasa lebih dingin ketika digigit.

Agar tetap higienis, cucilah teether setelah digunakan dan perhatikan aturan mencuci yang tertera pada kemasan.  Keringkan dengan kain bersih dan simpanlah di dalam wadah khusus yang aman dan bersih.  Teether dapat disimpan di kulkas (jangan di freezer karena justru akan merusaknya) sehingga ketika digigit akan terasa dingin dan lebih lembut.  Rasa dingin sekaligus berfungsi mengurangi rasa gatal dan nyeri pada gusi bayi.

Bersumber dari : dokteranakku.com

Senin, 19 November 2012

3 Pilihan Short Pants untuk Gaya Dinamis


Jakarta - Celana pendek atau short pants, kini tidak hanya dikenakan saat di rumah atau acara santai saja. Dengan pengembangan model serta pemakaian material yang semakin variatif, membuat shorts menjadi salah satu must have items yang bisa dikenakan dalam berbagai suasana (kecuali acara formal).

Kuncinya adalah berani padu padan dengan atasan serta aksesori yang menarik. Misalnya blouse berdetail ruffle, sepatu boots atau chunky necklace. Berikut ini kami rekomendasikan tiga pilihan shorts untuk Anda.

1. Phoebe Satin Shorts (Cotton Ink)
Bahannya terbuat dari satin dan desain yang manis, membuat short pants dari Cotton Ink ini cocok dikenakan untuk acara santai maupun pesta non-formal ( pesta kebun atau pesta ulang tahun ). Detail pita dan kerut di bagian pinggang menambah penampilan lebih stylish. Padukan dengan kemeja putih dari chiffon untuk ke pesta casual, atau tank top longgar dari katun untuk acara jalan-jalan. Koleksi Cotton Ink bisa didapatkan di Goods Dept. Plaza Indonesia, dengan harga Rp 219.000.

2. Leather Bermuda Shorts (Mango)
Siapa bilang short pants tidak bisa 'diajak' untuk bergaya glamor? Semua itu tergantung dari pemilihan bahan dan aksesori pelengkapnya. Anda bisa mengenakan shorts untuk acara pesta di klub, fashion show atau pembukaan kafe di malam hari dan tetap bisa tampil seksi serta glamor. Shorts kulit dari Mango, bisa menjadi pilihannya. Tinggal padukan dengan blouse berdetail sequin hitam, belt warna gold dan platform shoes hitam velvet, dan Anda siap tampil menarik. Leather Bermuda Shorts bisa didapatkan di gerai Mango Indonesia, dengan harga Rp 1.599.000.

3. Animal Print Shorts (Zara)
Anda pun bisa tampil edgy dengan shorts bermotif leopard keluaran Zara ini. Celana ini bisa dipadukan dengan cardigan, kemeja longgar atau T-shirt. Kenakan ankle-boots hitam dan kalung rantai besar sebagai pelengkap gaya unik Anda. Dapatkan shorts Zara dengan harga Rp 500.000.

(hst/hst)
Bersumber dari : Hestianingsih - wolipop

Rabu, 07 November 2012

Kolik Infantil


Kolik adalah suatu kumpulan gejala pada bayi muda yang terjadi secara self-limitting dan ditandai dengan tangisan proksismal atau terus menerus selama lebih dari 3 jam sehari dalam paling sedikit 4 hari seminggu.

Istilah kolik sering dikaitkan dengan adanya gangguan pada intestinal, tetapi mekanisme spesifik penyebab terjadinya kolik infantil sampai saat ini belum dapat diketahui secara pasti. Diduga kolik infantil merupakan suatu manifestasi dari tidak berhasilnya upaya bayi untuk berkomunikasi dengan orang tua. Kolik dapat terjadi mulai saat bayi lahir sampai bayi berusia 3-4 bulan. Umumnya, bayi yang mengalami kolik tetap mempunyai nafsu makan yang baik serta kenaikan berat badannya normal. Bayi dapat tampak sangat lapar dan sering menghisap susu yang diberikan dengan antusias. Tetapi ia tetap menangis secara paroksismal. Kolik sering kali terjadi pada waktu-waktu tertentu yang teratur, tetapi kadang-kadang pada beberapa bayi dapat terjadi secara terus menerus sepanjang hari. Menangis yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya aerofagia, sehingga perut kembung dan terjadi distensi abdomen.

Sebelum menegakkan diagnosa kolik, kemungkinan akan adanya kelainan patologik lain harus terlebih dahulu disingkirkan dengan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lain yang diperlukan. Bayi yang lapar dapat menangis terus menerus tetapi pertambahan berat badannya dibawah normal. Sedangkan bayi yang kurang tidur akan rewel dan menangis terus menerus. Penyakit lainnya seperti demam atau infeksi lain juga dapat menyebabkan bayi rewel. Melalui anamnesa yang menyeluruh hal ini akan dapat diketahui.

Bila diagnosa kolik sudah dapat ditegakkan, orang tua bayi perlu diyakinkan bahwa kolik terjadi bukan karena pola pengasuhan yang salah. Bayi yang menangis dapat ditenangkan dengan gendongan, ayunan, atau tepukan ringan secara ritmik. Sedangkan bayi yang masih menangis setelah pemberian susu mungkin masih lapar dan perlu diberi susu kembali. Kemungkinan akan adanya intoleransi terhadap susu harus diwaspadai.

Bayi yang mengalami kolik sebenarnya sehat secara fisik, dan sikap seperti ini umumnya akan menghilang dalam beberapa minggu. Selain itu orang tua juga perlu diberi tahu bahwa tidak ada sequelae jangka panjang akibat kolik.

Bersumber dari : dokteranakku.com

Senin, 05 November 2012

Survei: 21 Persen Pria Selingkuh di Acara Kantor


Jakarta - Acara kantor bukan hanya menjadi ajang untuk mengakrabkan diri antar rekan kerja dan bos. Di acara spesial ini, pria juga bisa menggoda dan berselingkuh dengan rekan kerja wanita.

Temuan tersebut berdasarkan sebuah survei yang dilakukan oleh situs IllicitEncounters. Survei yang melibatkan 2.000 reponden itu mengungkapkan, kaum pria lah yang paling mungkin untuk berselingkuh.

Seperti yang dikutip dari Yourtango, 21 persen peserta penelitian mengaku bisa saling menggoda pada acara kantor. Tentu pada gathering kantor, seperti pesta ulang tahun perusahaan, acara lebaran dan natal atau pun tahun baru, seseorang akan melihat penampilan yang berbeda dari rekan kerja lainnya.

Jika biasanya wanita tidak pernah merias diri, kemungkinan pada acara spesial ini, mereka lebih memperhatikan penampilan. Inilah salah satu alasan pria ingin menggoda.

Kemungkinan lainnya adalah di acara kantor tersebut seseorang bisa saling mengenal dengan rekan dari divisi atau cabang yang berbeda. Mereka bisa saling mengakrabkan diri. Tak jarang, godaan kecil terselip dalam obrolan.

Masih dalam penelitian yang sama, ditemukan juga, pria berpotensi selingkuh dalam acara pernikahan. 35 persen responden pria mengaku, mereka kerap menggoda pengiring pengantin. Potensi semakin besar jika pria tidak ditemani oleh pasangannya.

Hasil lainnya, sebanyak 25 persen pria berselingkuh dalam pesta bujang. Tidak hanya sampai di situ, 9 persen di antaranya juga mengaku, reuni sekolah menjadi momen untuk saling menggoda kepada teman yang sudah lama tidak jumpa.

(kik/eya)
Bersumber dari : Kiki Oktaviani - wolipop

Jumat, 26 Oktober 2012

Waspadai 15 Gejala Infeksi HIV Ini


Jakarta, HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus penyebab infeksi mematikan karena memperlemah sistem kekebalan tubuh manusia. Gejala infeksi virus HIV umumnya sulit dibedakan dengan infeksi lain dan mungkin akan terlambat didiagnosa.

Infeksi HIV ditularkan oleh cairan yang mengandung virus HIV seperti darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Dalam satu atau dua bulan setelah virus HIV memasuki tubuh, 40 sampai 90 persen orang hanya akan mengalami gejala seperti flu yang dikenal sebagai sindrom retroviral akut (Acute Retroviral Syndrome/ARS).

Tapi kadang-kadang gejala HIV tidak muncul selama beberapa tahun dan bahkan hingga satu dekade setelah infeksi. Berikut adalah 15 gejala infeksi HIV, seperti dilansir health, Selasa (23/10/2012) antara lain:

1. Demam
Salah satu tanda pertama ARS adalah demam ringan yang disertai dengan gejala lainnya seperti kelelahan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan. Pada kondisi ini, virus telah masuk ke aliran darah dan jumlahnya berlipat ganda, sehingga tubuh mengalami demam sebagai reaksi inflamasi oleh sistem kekebalan tubuh.

2. Kelelahan
Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh juga dapat membuat Anda merasa lelah dan lesu. Aktivitas tubuh yang ringan telah dapat menyebabkan kelelahan yang cukup ekstrim.

3. Nyeri otot dan sendi, serta pembengkakan kelenjar getah bening
Seseorang kurang mewaspadai gejala HIV karena mirip dengan infeksi virus lain, seperti sifilis atau hepatitis. Gejala yang sama dengan penyakit lain, termasuk nyeri pada persendian dan otot-otot serta pembengkakan kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan cenderung menyebabkan peradangan ketika ada infeksi. Pembangkakan kelenjar getah bening biasanya terjadi pada pangkal paha, leher, dan ketiak.

4. Sakit tenggorokan dan sakit kepala
HIV juga dapat menyebabkan gejala seperti sakit tenggorokan dan sakit kepala.

5. Ruam
Munculnya ruam pada kulit dapat terjadi ketika tahap awal HIV atau mungkin muncul ketika telah parah. Ruam merah muda dapat muncul pada batang tubuh dan menyerupai bisul. Jika muncul ruam yang sulit diobati, Anda perlu melakukan tes HIV.

6. Mual, muntah, diare
Sekitar 30 sampai 60 persen pengidap HIV mengembangkan mual, muntah, atau diare jangka pendek. Gejala ini juga bisa muncul sebagai akibat dari terapi pengobatan.

7. Penurunan berat badan drastis
Penurunan berat badan adalah tanda bahwa penyakit telah berkembang ke tahap yang sedikit lebih parah dan bisa sebagian disebabkan karena diare berat. Jika Anda sudah kehilangan berat badan, itu berarti sistem kekebalan tubuh biasanya hampir habis.

8. Batuk kering
Batuk kering adalah tanda pertama bahwa infeksi telah memburuk. Tapi batuk kering berlangsung setelah satu tahun terjangkit virus HIV dan akan semakin parah. Penggunaan obat seperti Benadryl, antibiotik, dan inhaler tidak dapat menyembuhkan batuk ini.

9. Berkeringat di malam hari
Sekitar setengah dari orang yang terinfeksi virus HIV berkeringat di malam hari. Keringat ini dipengaruhi oleh infeksi dan tidak berhubungan dengan olahraga atau suhu ruangan.

10. Perubahan kuku
Tanda lain dari infeksi HIV pada tahap akhir adalah perubahan kuku, seperti penebalan kuku, kuku melengkung, terpisah dari kulit, atau perubahan warna kuku menjadi hitam atau garis-garis kecoklatan.

Perubahan warna kuku ini seringkali disebabkan oleh infeksi jamur, seperti kandida yang dapat terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda menurun.

11. Infeksi jamur pada mulut
Infeksi jamur juga dapat berkembang pada mulut atau kerongkongan pengidap HIV, yang menyebabkan kesulitan menelan.

12. Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
Masalah kognitif bisa menjadi pertanda demensia terkait HIV, yang biasanya terjadi di stadium akhir penyakit. Selain menyebabkan kebingungan dan kesulitan berkonsentrasi, demensia terkait HIV mungkin juga melibatkan masalah psikologis seperti mudah marah atau mudah tersinggung.

Bahkan mungkin termasuk perubahan motorik, misalnya menjadi ceroboh, kurangnya koordinasi, dan kesulitan mengembangkan fungsi motorik halus seperti menulis.

13. Luka dingin atau herpes genital
Kondisi ini merupakan tanda-tanda dari ARS maupun infeksi HIV yang semakin parah. Herpes juga dapat menjadi media penularan HIV seperti herpes pada alat kelamin yang dapat menularkan HIV ketika berhubungan seks.

Dan orang-orang yang memiliki HIV cenderung sering mendapatkan herpes karena HIV melemahkan sistem kekebalan tubuh.

14. Kesemutan dan kelemahan
HIV pada tahap kronis juga dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki. Hal ini disebut neuropati perifer, yang juga dapat terjadi pada orang dengan diabetes yang tidak terkontrol.

15. Tidak teraturnya siklus menstruasi
Penyakit HIV tampaknya juga menyebabkan ketidakteraturan menstruasi, seperti darah yang keluar lebih sedikit dan menstruasi lebih ringan. Perubahan ini, mungkin lebih berkaitan dengan efek kehilangan berat badan secara drastis dan kesehatan yang memburuk akibat lemahnya sistem imun.

Infeksi HIV juga telah dikaitkan dengan menopause di usia dini, yaitu antara 47 sampai 48 tahun bagi wanita yang terinfeksi dibandingkan dengan wanita yang tidak terinfeksi yaitu 49 sampai 51 tahun.


(nvt/nvt)
Bersumber dari : Linda Mayasari - detikHealth

Senin, 22 Oktober 2012

Ingat Antibiotik Itu untuk Membunuh Bakteri Bukan Virus


Jakarta, Tidak semua penyakit memerlukan antibiotik dalam proses penyembuhannya. Untuk itu ketahui penyakit apa saja yang benar-benar antibiotik dalam membantu proses penyembuhannya?

Antibiotik adalah molekul kecil yang bisa membunuh atau menghentikan pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat fungsi penting dari sel bakteri. Untuk itu antibiotik akan diberikan jika suatu penyakit disebabkan oleh infeksi bakteri, dan menjadi sia-sia jika diberikan pada penyakit akibat virus.

"Yang butuh antibiotik itu jika disebabkan oleh infeksi bakteri," ujar dr Sandra Utami Widiastuti, SpPD dari RS Siloam Kebun Jeruk saat dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (5/9/2012).

dr Sandra menuturkan banyak sekali keluhan pasien karena virus, jamur atau protozoa lain. Jika penyakit-penyakit ini diberikan antiiotik maka penangannya menjadi tidak tepat.

"Sebagian infeksi saluran pernapasan atas disebabkan oleh virus yang bisa sembuh sendiri, meski kadang disebabkan oleh bakteri juga. Untuk itu diperlukan pemeriksaan yang tepat, bisa dengan pemeriksaan fisik atau laboratorium," ungkapnya.

Umumnya infeksi seperti demam, flu, batuk pilek, radang tenggorokan, diare dan beberapa penyakit infeksi telinga disebabkan oleh virus sehingga tidak mempan jika diberikan antibiotik. Ini karena antibiotik tidak membunuh virus.

Antibiotik ini harus dibeli dengan menggunakan resep dokter, karena penggunaannya harus tepat dan sesuai dengan kebutuhan atau dosis yang diberikan. Hal ini karena ada risiko terjadinya resistensi atau kekebalan bakteri terhadap antibiotik.

Untuk itu pasien sebaiknya tidak menebus antibiotik dengan menggunakan resep yang sudah lama, atau berusaha mengobati diri sendiri dengan membeli antibiotik langsung tanpa resep.

"Jika 2-3 hari penyakit tidak kunjung sembuh, sebaiknya periksakan ke dokter. Melalui anamnesis atau wawancara dan pemeriksaan dokter bisa mengetahui apakah pasien butuh antibiotik atau tidak," ujar dr Sandra.

Antibiotk memang obat yang telah menyelamatkan banyak jiwa, tapi ia tidak bisa menyembuhkan semua macam penyakit. Hal yang penting diketahui adalah antibiotik hanya dapat menyembuhkan penyakit infeksi bakteri.

Bersumber dari : Vera Farah Bararah - detikHealth